Berita

Siswa SMP Colomadu Keracunan, Diduga Santap Makanan Program Bergizi

97
×

Siswa SMP Colomadu Keracunan, Diduga Santap Makanan Program Bergizi

Sebarkan artikel ini
sejumlah-siswa-smp-colomadu-karanganyar-jateng-diduga-keracunan-mbg
sejumlah siswa smp colomadu karanganyar jateng diduga keracunan mbg

Karanganyar – Program Makan Bergizi Gratis (MBG) kembali memakan korban. Puluhan siswa SMPN 1 Colomadu, Karanganyar, Jawa Tengah, diduga mengalami keracunan makanan usai menyantap menu MBG pada Senin (13/10).

Para siswa dilarikan ke puskesmas terdekat setelah mengeluhkan mual dan pusing.

Menu MBG yang disantap siswa terdiri dari nasi, ayam katsu, selat, dan kelengkeng.

Sejumlah siswa masih menjalani perawatan intensif di Puskesmas Colomadu 1. Beberapa siswa yang sudah diperbolehkan pulang terlihat lemas.

Suci, seorang siswa kelas 8, menduga ayam katsu menjadi penyebab keracunan. “Merasakan pusing sama mual, tadi sekira jam 12.30. Baru dapat makan sekira jam 12.00,” ungkapnya.

Nazahra, siswa lainnya, juga merasakan keanehan pada rasa ayam tersebut. Ia menyebut banyak siswa yang dirawat di puskesmas.

Kasus keracunan MBG ini menambah panjang daftar korban. Jaringan Pemantau Pendidikan Indonesia (JPPI) mencatat, ada 1.084 korban baru keracunan MBG dalam sepekan terakhir.

Total korban sejak awal tahun mencapai 11.566 anak.

Koordinator Nasional JPPI, Ubaid Matraji, mengecam pemerintah yang dinilai mengabaikan keselamatan anak. “Menjalankan program dengan ribuan korban setiap minggu adalah bentuk kelalaian sistemik yang mendekati kejahatan kebijakan,” tegasnya.

Pemerintah sendiri tengah menyusun Peraturan Presiden (Perpres) Tata Kelola MBG untuk menanggapi maraknya kasus keracunan.

Menteri Sekretaris Negara, Prasetyo Hadi, menyatakan Perpres ini akan melibatkan Kementerian Kesehatan dan BPOM untuk pengawasan.

“Kita ingin Kementerian Kesehatan, kemudian BPOM juga ikut terlibat untuk memberikan pengawasan,” kata Pras, Jumat (10/10).