FeedSport

Marc Marquez Ungkap Perasaan Usai Raih Gelar MotoGP Jepang 2025

129
×

Marc Marquez Ungkap Perasaan Usai Raih Gelar MotoGP Jepang 2025

Sebarkan artikel ini
6e629c8329f76e504a467ee107287be8.jpg
6e629c8329f76e504a467ee107287be8.jpg

Fenesia – Marc Marquez berhasil mengamankan gelar juara dunia MotoGP 2025 dalam balapan yang penuh emosi di Sirkuit Motegi, Jepang, Minggu (28/9/2025). Meskipun finis di posisi kedua di belakang rekan setimnya, Francesco Bagnaia, pebalap Ducati Lenovo Team ini sukses meraih titel ketujuhnya di kelas utama, yang sekaligus menjadi gelar pertama sejak tahun 2019.

Pencapaian ini menjadi titik klimaks bagi Marquez setelah tampil konsisten sepanjang musim 2025. Gelar juara dunia ini juga mengukuhkan dominasinya karena berhasil dikunci saat musim MotoGP 2025 masih menyisakan lima seri balapan.

Marquez, yang berjuluk The Baby Alien, hanya perlu finis di urutan pertama atau kedua untuk mengunci gelar, terlepas dari posisi pesaing terdekatnya, Alex Marquez. Begitu melintasi garis finis, Marquez tak kuasa menahan haru, mengangkat kedua tangannya tinggi-tinggi sebelum menitikkan air mata dan berteriak lantang.

Momen tersebut menjadi titik balik penting dalam perjalanan kariernya, setelah sempat terjebak dalam mimpi buruk cedera panjang sejak lengan kanannya patah pada tahun 2020. Cedera itu hampir membuatnya memutuskan pensiun dari dunia balap.

“Bahkan mustahil untuk berbicara,” ucap Marquez dengan suara bergetar menahan tangis. “Saya hanya ingin menikmati momen ini. Benar bahwa ini sangat sulit, begitu sulit. Sekarang saya sendiri terkesan bagaimana ini menjadi bagian dari diri saya,” tambah pebalap berusia 32 tahun itu.

Kepastian gelar di Motegi juga menambah catatan spesial, karena ini adalah kali keempat Marquez mengunci titel dunia di Jepang, setelah sebelumnya pada 2014, 2016, dan 2018. Kini, Marc Marquez juga sejajar dengan legenda Italia, Valentino Rossi, yang juga mengoleksi tujuh gelar kelas utama.

Bagnaia Impresif di Motegi

Sementara itu, Francesco Bagnaia sukses merebut kemenangan keduanya musim ini setelah melalui tahun yang penuh tantangan. Pebalap Italia tersebut juga memenangi sesi Sprint Race pada Sabtu (27/9/2025), melengkapi akhir pekan gemilangnya di Grand Prix Jepang.

“Saya tidak ingin mengambil sorotan dari Marc, hari ini memang dia yang pantas mendapatkannya,” kata Bagnaia, juara dunia 2022 dan 2023. “Hanya sedikit disayangkan karena ini datangnya baru sekarang, tapi bagaimanapun saya senang untuk akhir pekan ini, senang dengan performa, dan mulai sekarang saya berharap bisa melanjutkan seperti ini karena dengan cara ini saya bisa bertarung.”

Balapan di Motegi dibuka dengan Bagnaia mempertahankan posisi terdepan usai menjadi pole sitter, sementara Marc Marquez menjaga tempatnya di urutan ketiga. Marc Marquez kemudian berhasil menyalip Pedro Acosta menjelang paruh balapan untuk naik ke posisi kedua. Sejak saat itu, jalannya lomba seolah hanya tinggal menunggu kepastian gelar Marc Marquez.

Meskipun sempat membuat penonton tegang ketika motornya mengeluarkan asap sembilan lap menjelang finis, Bagnaia tetap mampu mengontrol jalannya balapan dan akhirnya meraih kemenangan keduanya secara beruntun di GP Jepang. Bagnaia dibayangi Marc Marquez di posisi kedua, sementara Joan Mir (Honda HRC Castrol) finis di urutan ketiga, disusul Marco Bezzecchi (Aprilia Racing) di posisi keempat. Alex Marquez harus puas berada di posisi keenam.