FeedSport

Evan Dimas Mulai Rintis Karier Kepelatihan, Impikan Latih Timnas

250
×

Evan Dimas Mulai Rintis Karier Kepelatihan, Impikan Latih Timnas

Sebarkan artikel ini
8afc4b2125be02d5fcfa4dc175651a2a.jpg
8afc4b2125be02d5fcfa4dc175651a2a.jpg

Jakarta – Mantan gelandang Timnas Indonesia, Evan Dimas Darmono, mengungkapkan impiannya untuk melatih tim nasional setelah kini serius menekuni profesi kepelatihan. Pernyataan ini ia sampaikan di sela-sela acara Coaching Clinic dan Talkshow bersama PSSI x Nagoya Grampus di Garuda Store, GBK, Jakarta, Jumat (26/9/2025).

Evan Dimas saat ini tengah berada dalam masa vakum sebagai pesepak bola profesional, terhitung hampir setahun absen dari lapangan hijau. Penampilan terakhirnya tercatat pada 28 September 2024 saat membela Persik Kediri melawan PSBS Biak di Liga 1 2024-2025.

Meski demikian, pria berusia 30 tahun itu tidak sepenuhnya beristirahat dari sepak bola. Ia mengabdikan diri sebagai pelatih di Sekolah Sepak Bola (SSB) Sanggar Saraswati Nuswantara di Tulungagung, Jawa Timur. Selain itu, ia juga aktif mengikuti kursus kepelatihan.

Saat ini, Evan Dimas telah mengantongi lisensi C, syarat untuk menjadi pelatih SSB. Ia bertekad untuk terus meningkatkan level lisensinya demi membuka kesempatan melatih tim profesional di masa depan.

“Sekarang saya lisensi C, nanti mungkin ke depannya bisa lisensi B juga. Untuk lisensi C ini kan saya lagi melatih sekarang,” kata Evan kepada awak media. Ia menjelaskan pentingnya memulai dari bawah, seperti melatih di SSB.

“Saya belajar melatih SSB dulu, dari bawah dulu. Nanti ada tahapan-tahapan di mana saya harus melatih, misalkan di next level,” jelasnya.

Evan menambahkan, keseriusannya dalam melatih ini didasari keinginan untuk berkontribusi dalam melahirkan pesepak bola nasional masa depan. Ia tidak ingin melatih secara asal-asalan, terutama untuk generasi muda usia 9 hingga 13 tahun.

“Ya, intinya saya sekarang ingin belajar dulu. Saya ingin belajar dulu karena sangat penting,” ujarnya. “Jadi, jangan sampai saya ini melatih ataupun mendidik generasi-generasi, usia 9 tahun sampai 13 tahun itu asal-asalan. Sudah pokoknya bisa main bola, pokoknya menang kalah,” tuturnya.

Ia berharap, karier kepelatihannya bisa mengikuti jejak idolanya, Indra Sjafri, yang sukses bersama timnas level usia dengan mempersembahkan gelar Piala AFF U22 2019 dan medali emas SEA Games 2023 Kamboja.

“Tentu, setiap pelatih pasti ingin melatih timnas. Melatih tim Merah Putih itu suatu impian yang sangat luar biasa, suatu kebanggaan,” kata Evan. “Ya, mudah-mudahan lah masuk ke depannya, mohon doanya,” pungkasnya.

irwansyah
FeedSport

Ringkasan Berita: Irwansyah kembali menjadi sorotan berkat kesuksesannya menangani para pemain tunggal India Pekan lalu, pelatih asal Indonesia itu berhasil membawa PV Sindhu menjuarai Japan Open 2026 Super 750 Terbaru, ia mendampingi Ayush Shetty saat mengalahkan Alwi Farhan di babak 32 besar China Open 2026 Super 1000 TRIBUNNEWS.COM – Pelatih bulu tangkis Indonesia, Irwansyah, kembali menjadi sorotan setelah sukses menunjukkan kualitas…

sikat-fluminense,-chelsea-masuk-final-piala-dunia-antarklub-2025
FeedSport

Ringkasan Berita: Chelsea dekati Morgan Rogers. Winger Aston Villa itu dikabarkan segera bergabung ke Stamford Bridge pada bursa transfer musim panas 2026. Lanjutkan pola transfer. Jika resmi direkrut, Rogers menjadi jebolan akademi Manchester City kelima yang diboyong Chelsea setelah Cole Palmer, Romeo Lavia, Liam Delap, dan Jamie Gittens. Chelsea ubah strategi. The Blues kini tak hanya memburu talenta muda, tetapi juga pemain yang siap memberi…