Berita

Wamenperin: Kerja Sama BRICS Momentum Tepat Hadapi Transformasi Industri

94
×

Wamenperin: Kerja Sama BRICS Momentum Tepat Hadapi Transformasi Industri

Sebarkan artikel ini
wamenperin:-kerja-sama-brics-momentum-tepat-hadapi-transformasi-industri
wamenperin: kerja sama brics momentum tepat hadapi transformasi industri

Xiamen – Wakil Menteri Perindustrian (Wamenperin) Faisol Riza menekankan pentingnya kerja sama antara negara-negara BRICS dalam menghadapi transformasi industri global. Hal ini disampaikan saat menghadiri BRICS Forum on Partnership on New Industrial Revolution (PartNIR) 2025 di Xiamen, China, Selasa (16/9/2025).

Menurut Faisol, forum ini hadir di saat yang tepat, di tengah gelombang digitalisasi, transisi hijau, dan perubahan rantai nilai internasional.

Kehadiran Indonesia dalam forum ini menunjukkan komitmen pemerintah untuk memperkuat kerja sama internasional.

Selain itu, juga untuk membuka peluang investasi, kolaborasi teknologi, dan memperluas akses pasar global bagi produk manufaktur nasional.

“Kerja sama BRICS PartNIR hadir pada waktu yang tepat sekaligus semakin penting,” ujar Faisol dalam keterangan resmi, Kamis (18/9/2025).

Wamenperin mengapresiasi Pemerintah Republik Rakyat Tiongkok dan Kementerian Perindustrian dan Teknologi Informasi (MIIT) atas penyelenggaraan forum ini.

Tema yang diangkat dinilai sangat relevan dengan visi pembangunan industri Indonesia, terutama dalam memperkuat daya saing industri manufaktur melalui Making Indonesia 4.0.

Faisol juga menyinggung komitmen negara-negara BRICS dalam Deklarasi Rio de Janeiro untuk memperkuat kerja sama Global South demi tata kelola dunia yang inklusif dan berkelanjutan.

“Industrialisasi harus berjalan beriringan dengan inklusivitas, keadilan, dan keberlanjutan,” tegasnya.

Sektor industri manufaktur, lanjut Faisol, masih menjadi tulang punggung perekonomian nasional.

Pada triwulan II 2025, industri manufaktur nonmigas tumbuh 5,60 persen secara tahunan, melampaui pertumbuhan ekonomi nasional sebesar 5,12 persen.

Pemerintah terus mendorong pengembangan ekosistem industri digital yang tangguh, riset material maju, serta pemanfaatan energi baru dan terbarukan.

Direktur Jenderal Ketahanan, Perwilayahan, dan Akses Industri Internasional (KPAII), Tri Supondy, menambahkan, kolaborasi dengan negara-negara BRICS akan mempercepat riset, inovasi, dan berbagi pengetahuan.

Dalam forum BRICS kali ini juga dibahas pentingnya sektor farmasi dan alat kesehatan.

55594ab3d714a2fe20cc652ff916a98b.jpg
Berita

Ringkasan Berita: Timnas voli putri U18 Indonesia berhasil memastikan tiket ke babak perempat final AVC Girls U18 2026 setelah mengalahkan Filipina 3-0 (25-22, 25-13, 28-26), Jumat (4/7/2026) Di perempat final AVC Girls U18 2026, Indonesia akan menghadapi tuan rumah Thailand, Minggu (5/7/2026) pukul 19.00 WIB Tahun ini menjadi penampilan kedua Indonesia sepanjang sejarah AVC Girls U18 setelah sebelumnya menjalani debut pada 2008 dengan finis di…