Berita

Harga Ekspor Tembaga Naik Dipicu Permintaan Global

88
×

Harga Ekspor Tembaga Naik Dipicu Permintaan Global

Sebarkan artikel ini
permintaan-global-tinggi,-hpe-konsentrat-tembaga-naik-2,29-persen
permintaan global tinggi, hpe konsentrat tembaga naik 2,29 persen

Jakarta – Harga patokan ekspor (HPE) konsentrat tembaga melonjak. Kenaikan mencapai 2,29 persen pada periode kedua September 2025.

Kementerian Perdagangan (Kemendag) menyebut, tingginya permintaan global menjadi pemicu utama kenaikan ini.

HPE konsentrat tembaga kini berada di angka 4.745,52 dolar AS per Wet Metric Ton (WMT). Sebelumnya, pada periode pertama September 2025, HPE tercatat 4.639,10 dolar AS per WMT.

Plt Direktur Jenderal Perdagangan Luar Negeri Kemendag, Tommy Andana, menjelaskan kenaikan ini sejalan dengan peningkatan harga mineral tembaga sebesar 1,13 persen.

“Kenaikan tersebut didorong tingginya permintaan global,” kata Tommy, Minggu (14/9/2025).

Permintaan terutama datang dari industri energi terbarukan, seperti panel surya, kendaraan listrik, dan manufaktur perangkat elektronik.

Selain itu, pasokan yang terbatas akibat gangguan produksi di sejumlah tambang besar dunia turut memperkuat harga. Fluktuasi nilai tukar juga memberikan andil.

Logam ikutan seperti emas (Au) dan perak (Ag) pun ikut terkerek naik. Masing-masing naik 3,12 persen dan 3,96 persen.

Kenaikan ini didorong minat investor terhadap logam mulia sebagai aset lindung nilai di tengah ketidakpastian ekonomi global.

Penetapan HPE mengacu pada data Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) serta harga pasar internasional. Acuan harga seperti London Metal Exchange (LME) dan London Bullion Market Association (LBMA) juga digunakan.

Kemendag memastikan proses penetapan dilakukan secara berkala, kredibel, dan transparan. Koordinasi lintas kementerian dan lembaga juga dilakukan.