Berita

TNI AU Awasi Langit, Terbangkan Jet Tempur Jaga NKRI

73
×

TNI AU Awasi Langit, Terbangkan Jet Tempur Jaga NKRI

Sebarkan artikel ini
langit-ri-makin-sangar,-ini-deretan-jet-tempur-tni-au-yang-bikin-negara-tetangga-deg-degan
langit ri makin sangar, ini deretan jet tempur tni au yang bikin negara tetangga deg degan

Jakarta – TNI Angkatan Udara (AU) kini diperkuat beragam jet tempur canggih dari berbagai negara. Armada udara Indonesia kini memiliki jet tempur buatan Amerika Serikat, Rusia, Prancis, Inggris, dan Korea Selatan.

Modernisasi armada tempur ini bertujuan menjaga kedaulatan wilayah. Selain itu, peningkatan kekuatan udara juga meningkatkan daya gentar Indonesia di kawasan Asia Tenggara.

Menteri Pertahanan Prabowo Subianto menegaskan pentingnya kekuatan udara yang disegani. Hal ini sejalan dengan konsep Minimum Essential Force (MEF) yang dikejar sejak awal 2010-an.

Berikut daftar pesawat tempur yang memperkuat TNI AU:

F-16 Fighting Falcon: Jet tempur legendaris buatan AS ini menjadi andalan sejak 1990. Indonesia memiliki 33 unit, termasuk 24 unit versi C/D Block 52ID hasil upgrade. F-16 memiliki kemampuan serba guna, dari duel udara hingga serangan darat presisi.

Sukhoi Su-27SK dan Su-30MK2: Indonesia mengoperasikan 16 unit Sukhoi buatan Rusia. Jet tempur kelas berat ini memiliki daya jelajah tinggi, sistem senjata canggih, dan kemampuan manuver ekstrem. Cocok untuk superioritas udara dan serangan strategis jarak jauh.

BAE Hawk 109/209: Pesawat tempur ringan asal Inggris ini beroperasi sejak akhir 1990-an. Hawk 109 berfungsi sebagai pesawat latih, sementara Hawk 209 dilengkapi persenjataan untuk misi tempur terbatas.

Embraer EMB-314 Super Tucano: Pesawat turboprop asal Brasil ini masuk kategori pesawat serang ringan. Super Tucano ideal untuk operasi kontra pemberontakan, pengawasan wilayah, dan misi sergap di medan sulit. TNI AU mengoperasikan 15 unit yang berbasis di Malang.

T-50i Golden Eagle: Jet latih supersonik buatan Korea Selatan ini digunakan sejak 2013. T-50i memiliki kemampuan membawa rudal dan bom ringan, sehingga bisa menjalankan peran tempur terbatas.

Dassault Rafale: Indonesia memesan 42 unit Rafale dari Prancis pada Februari 2022. Jet tempur generasi 4.5 ini dilengkapi radar AESA, sistem peperangan elektronik canggih, dan kemampuan stealth pasif. Pengiriman pertama dijadwalkan mulai 2026.

F-15EX Eagle II: AS menyetujui penjualan 24 unit F-15EX Eagle II kepada Indonesia pada Agustus 2023. Jet tempur ini memiliki daya angkut senjata 13 ton dan sistem avionik generasi baru.

KF-21 Boramae: Indonesia bermitra dengan Korea Selatan dalam pengembangan jet tempur generasi 4.5 ini. Indonesia berencana mengoperasikan hingga 50 unit KF-21.

* Dassault Mirage 2000-5 (Bekas Qatar): Indonesia membeli 12 unit Mirage 2000-5 bekas dari Qatar untuk mengisi kekosongan kekuatan udara. Jet ini memiliki kemampuan tempur multirole dengan radar dan persenjataan modern.

Selain pengadaan jet tempur, TNI AU juga memodernisasi sistem radar, pelatihan pilot, dan sistem komando dan kendali.

Global Firepower 2025 menempatkan Indonesia di peringkat ke-13 dunia dalam kekuatan militer. Kekuatan udara menjadi salah satu penopang utama peringkat tersebut.

2d32aebc91746c00edf53a0e027300fd.jpg
Berita

Ringkasan Berita: Spekulasi Ole Romeny gabung Persib Bandung muncul setelah kode “OveR” dalam unggahan perkenalan Ragnar Oratmangoen. Ole Romeny dikabarkan selangkah lagi bergabung dengan Fortuna Sittard. Ia disebut sudah menjalani tes medis dan akan menandatangani kontrak berdurasi dua tahun dengan opsi perpanjangan. Jika transfer terwujud, Ole akan bereuni dengan Justin Hubner di Fortuna Sittard. Kepindahan ini juga diharapkan memberi Ole…

028c229beb585d596e28ad5d94d747b3.jpg
Berita

Ringkasan Berita: Kekalahan Brasil 1-2 dari Norwegia di babak 16 besar Piala Dunia 2026 memicu gelombang kritik kepada Carlo Ancelotti, terutama terkait strategi permainan dan sejumlah keputusan krusialnya. Ancelotti disalahkan karena menunjuk Bruno Guimaraes sebagai eksekutor penalti serta perubahan taktik yang dinilai membuat Brasil kehilangan kendali permainan. Neymar yang masuk sebagai pemain pengganti juga ikut menjadi sasaran cibiran di…