FENESIA – Musim 2024/2025 menjadi periode suram bagi Manchester United. Performa buruk sepanjang musim membuat tim berjuluk ‘Setan Merah’ terancam mencatatkan sejumlah rekor terburuk sepanjang sejarah klub di Liga Inggris.
Alih-alih bersaing di papan atas, Manchester United justru terseok di papan bawah klasemen. Bahkan pergantian pelatih dari Erik ten Hag ke Ruben Amorim sejauh ini belum mampu membawa perubahan signifikan.
Berikut lima rekor buruk yang berpeluang dipecahkan MU musim ini:
1. Raihan Poin Terendah dalam Semusim
Rekor poin terendah Manchester United sebelumnya terjadi pada musim 2021/2022 dengan torehan 58 poin. Namun, musim ini, MU hanya mengumpulkan 38 poin dari 32 pertandingan, dan maksimal hanya bisa menambah 18 poin dari enam laga tersisa. Artinya, poin maksimal yang bisa diraih adalah 56, yang menjadikan musim ini sebagai rekor terburuk sepanjang sejarah klub dari segi poin.
2. Jumlah Kemenangan Paling Sedikit
Musim ini MU baru meraih 10 kemenangan. Jika dalam enam laga tersisa mereka hanya menang enam kali, maka MU hanya akan menyamai rekor buruk musim 2021/2022 yang mencatat 16 kemenangan. Jika gagal menambah enam kemenangan penuh, maka rekor baru kemenangan paling sedikit dalam semusim bisa tercipta.
3. Kekalahan Terbanyak
Musim lalu, MU mencatat kekalahan terbanyak dalam semusim, yakni 14 kali. Saat ini, mereka sudah kalah 14 kali. Dengan enam laga tersisa, satu kekalahan saja cukup untuk membuat Setan Merah memecahkan rekor kekalahan terbanyak sepanjang sejarah Liga Inggris mereka.
4. Posisi Akhir Terburuk di Klasemen
Posisi finis terburuk MU adalah peringkat kedelapan yang terjadi musim lalu. Saat ini, MU tercecer di posisi ke-14 klasemen dengan 38 poin. Mereka terpaut 10 poin dari posisi kedelapan yang ditempati Bournemouth. Dengan hanya enam pertandingan tersisa, kecil kemungkinan MU dapat mengejar ketertinggalan ini.
5. Jumlah Gol Paling Sedikit
Rekor gol paling sedikit yang pernah dicatat MU dalam semusim terjadi pada 2015/2016, yakni hanya mencetak 49 gol. Musim ini, MU baru mencetak 38 gol dari 32 laga. Artinya, untuk menghindari rekor buruk ini, MU harus mencetak setidaknya 12 gol dalam enam pertandingan tersisa—atau rata-rata dua gol per laga.
Kondisi ini menjadi sorotan tajam bagi para penggemar dan pengamat sepak bola. Di tengah tekanan tinggi, Manchester United kini ditantang untuk menyelamatkan harga diri klub dalam sisa musim yang makin menegangkan. (*)














