FenezeeaInternasional

5 Merek Lokal Indonesia yang Dikira Produk Asing

297
×

5 Merek Lokal Indonesia yang Dikira Produk Asing

Sebarkan artikel ini
merk 1
Foto : Internet

FENESIA – Indonesia memiliki banyak produk berkualitas yang diekspor ke berbagai negara. Saking terkenalnya, beberapa merek lokal ini sering disangka produk asing.

Berikut ini adalah lima merek lokal Indonesia yang sudah dikenal luas dan bahkan mendunia.

1. CFC

merk 6
Foto : Internet

California Fried Chicken, atau lebih dikenal sebagai CFC, adalah merek lokal yang berdiri di bawah PT Pioneerindo Gourmet International Tbk. Restoran cepat saji ini pertama kali berdiri di Jakarta pada 1983. Awalnya, CFC memegang waralaba California Pioneer Chicken dari Amerika Serikat. Namun, sejak 1989, CFC mulai memproduksi dan memasarkan produk sendiri di bawah nama CFC.

2. Eiger

merk 2
Foto : Internet

Penggemar kegiatan outdoor pasti mengenal Eiger. Produk-produk Eiger telah menjangkau pasar internasional, seperti Jepang, Malaysia, Filipina, dan Lebanon. Berdiri sejak 1979, Eiger menawarkan berbagai perlengkapan dan fashion outdoor, mulai dari sepatu, sandal, pakaian, jaket, tas, hingga tenda.

3. Hammer

merk 8
Foto : Internet

Meskipun sering dikira produk asing karena namanya, Hammer adalah merek pakaian asli Indonesia. Didirikan oleh Eddy Hartono di bawah PT Warna Mardhika, Hammer mulai beroperasi pada 1987. Selain Hammer, perusahaan ini juga memiliki merek lain seperti NAIL, Pulau Kelapa, Coconut Island Kids, dan Osprey.