FENESIA – Kekalahan 0-7 The Red Devils (julukan Manchester United) pada pekan ke-26 Liga Premier, 5 Maret 2023, mencatatkan rekor sejarah baru. Hasil dari pertandingan malam kemarin menjadi salah satu sejarah kekalahan paling kelam yang dialami Manchester United dalam perjalanan karir mereka di Liga Inggris.
Liverpool sebagai lawan sekaligus tuan rumah pada pertandingan tersebut sebenarnya sedang tidak berada dalam kondisi performa terbaik mereka. Tren poin yang mereka peroleh sudah berada pada taraf inkonsisten semenjak beberapa musim belakangan.
Berbeda halnya dengan Manchester United yang baru saja merayakan kemenangan mereka pada Kejuaraan Carabao Cup beberapa hari yang lalu. Ditambah dengan catatan 11 laga berturut-turut tanpa kekalahan, membuat para fans merasa tak percaya dengan hasil penampilan klub kesayangan mereka semalam.
Liverpool juga ada kendala
Mengutip dari akun Twitter @ruangtaktik, Jurgen Klopp sebagai pelatih Liverpool mengatakan bahwa salah satu masalah di klub ini adalah kepercayaan diri para pemain dalam memainkan pola permainan yang direncanakan, seperti menjaga formasi yang compact, intensitas aktif dalam transisi menyerang dan bertahan, serta upaya pengoptimalan second ball.
Namun, bagi Liverpool, permasalahan tersebut tampak teratasi dengan baik pada pertandingan ini.
Sementara di kubu pemain Manchester United, sebagai klub yang sama-sama memainkan pola permainan transisi cepat, sedikit saja kesalahan pada upaya perebutan second ball akan membawa kegugupan bagi setiap pemain dalam menjaga tempo permainan. Sayangnya, hal tersebut terlanjur berlangsung berulang hingga organisasi permainan rusak hingga akhir permainan.
Fadhil














