Bali – Persib Bandung gagal meraih gelar juara Piala Presiden 2026 setelah takluk dari Persebaya Surabaya melalui adu penalti dengan skor 4-5 di Stadion Kapten I Wayan Dipta, Kamis (6/8/2026).
Dilansir dari jpnn.com, kekalahan tersebut terjadi setelah kedua kesebelasan bermain imbang 1-1 selama waktu normal dan babak tambahan waktu.
Gol dalam pertandingan final tersebut dicetak oleh Ramadhan Sananta untuk Persebaya Surabaya, yang kemudian disamakan oleh Patricio Matricardi untuk Persib Bandung pada babak pertama.
Gelandang Persib Bandung, Adam Alis, menyatakan bahwa dirinya tidak merasa kecewa dengan hasil akhir tersebut meski timnya gagal membawa pulang trofi juara.
“Selamat buat Persebaya yang sudah juara di Piala Presiden, saya tidak ada kecewa sama sekali karena saya bangga pada teman-teman sudah sampai di titik ini, sejauh ini,” kata Adam Alis.
Menurut pemain bernomor punggung 18 tersebut, keberhasilan menembus babak final merupakan buah dari kerja keras seluruh elemen tim di tengah situasi yang menantang.
Persib Bandung diketahui mengarungi turnamen pramusim ini dengan durasi persiapan yang cukup singkat dan kondisi skuad yang belum sepenuhnya lengkap.
Adam Alis menambahkan bahwa semangat juang rekan-rekannya tetap terjaga sepanjang turnamen meskipun harus menghadapi berbagai kendala teknis.
Sepanjang turnamen, tim berjuluk Maung Bandung tersebut banyak mengandalkan wajah-wajah baru dan memberikan menit bermain kepada sejumlah pemain muda untuk unjuk kemampuan.
Sebelum mencapai babak final, Persib Bandung mencatatkan performa impresif dengan menyapu bersih tiga pertandingan di fase grup.
Langkah Persib Bandung menuju partai puncak semakin mantap setelah sukses menyingkirkan rival utama mereka, Persija Jakarta, pada babak semifinal.
Bagi Adam Alis, pengalaman bertanding selama Piala Presiden 2026 akan menjadi fondasi krusial bagi tim dalam membangun kekompakan menjelang musim kompetisi resmi.
Pemain berusia 32 tahun tersebut menegaskan bahwa timnya kini harus segera mengalihkan fokus untuk menghadapi agenda berikutnya.
Persib Bandung dijadwalkan akan melakoni babak play-off AFC Champions League Two sebelum memulai kompetisi Super League 2026/27.
“Kita fokus ke depan lagi untuk ACL dan Liga, sampai bertemu di Liga,” ujar Adam Alis.
Manajemen tim berharap performa kompetitif yang ditunjukkan selama pramusim dapat dipertahankan saat memasuki jadwal pertandingan yang lebih padat di masa depan.
Kehadiran pemain muda dan rotasi yang diterapkan pelatih selama turnamen dianggap sebagai langkah strategis untuk memperdalam kualitas skuad secara keseluruhan.
Hasil ini sekaligus menutup rangkaian turnamen pramusim bagi kedua tim yang kini bersiap menatap tantangan di level yang lebih tinggi.







