BeritaEkonomiPemerintahanPolitik

Bupati Siak Mengadu ke Wapres Gibran Terkait Warisan Utang Rp400 Miliar

28
×

Bupati Siak Mengadu ke Wapres Gibran Terkait Warisan Utang Rp400 Miliar

Sebarkan artikel ini
bupati-siak-curhat-ke-gibran-soal-warisan-utang-hingga-rp400-miliar
bupati siak curhat ke gibran soal warisan utang hingga rp400 miliar

Jakarta – Bupati Siak Afni Zulkifli melaporkan beban utang daerah senilai Rp400 miliar peninggalan pemerintahan sebelumnya kepada Wakil Presiden Gibran Rakabuming.

Beban utang tersebut dinilai telah menekan kondisi fiskal dan menghambat pelaksanaan pembangunan di Kabupaten Siak.

Keluhan ini disampaikan Afni saat bertemu langsung dengan Gibran pada Jumat (17/7).

Tindak lanjut atas pertemuan tersebut, Afni telah melayangkan surat permohonan audiensi khusus kepada Wakil Presiden dan Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa.

Afni menjelaskan bahwa Kabupaten Siak memiliki ketergantungan tinggi terhadap Dana Bagi Hasil (DBH).

Kondisi ini terjadi karena optimalisasi Pendapatan Asli Daerah (PAD) sulit dilakukan secara instan.

Menurutnya, sebagian besar lahan di wilayahnya telah beralih fungsi menjadi Hak Guna Usaha (HGU) dan Hutan Tanaman Industri (HTI).

Ia menegaskan bahwa DBH merupakan hak konstitusional daerah penghasil yang tidak semestinya diperlakukan sebagai kebijakan opsional oleh pemerintah pusat.

Afni menyoroti adanya narasi penyaluran DBH yang seolah-olah hanya diberikan jika daerah memenuhi syarat-syarat tertentu.

Padahal, daerah penghasil telah menanggung beban lingkungan, persoalan sosial, hingga konflik akibat aktivitas eksploitasi sumber daya alam.

Ia pun menolak jika kondisi fiskal kabupaten disetarakan dengan pemerintah kota sebagaimana diatur dalam Undang-Undang Hubungan Keuangan antara Pemerintah Pusat dan Pemerintahan Daerah (HKPD).

Afni berharap pemerintah pusat tetap konsisten memenuhi hak daerah penghasil, baik melalui penyaluran DBH maupun program yang relevan dengan kebutuhan warga.

Ia berkomitmen mendukung seluruh program pemerintah pusat, namun tetap menekankan pentingnya menjaga hak-hak daerah demi kepentingan masyarakat luas.

Lionel Messi memimpin Timnas Argentina dalam laga final Piala Dunia 2026 melawan Spanyol.
Berita

Ringkasan Berita: Lionel Messi selangkah lagi mencetak sejarah dengan membawa Argentina mempertahankan gelar sekaligus berpeluang menjadi kapten pertama yang dua kali mengangkat trofi Piala Dunia. Football Analyst, Hamid Anwar menilai Messi berperan sebagai pemimpin yang mampu menjaga kestabilan emosional Argentina di tengah tekanan. Final kontra Spanyol memunculkan tanda tanya soal masa depan Messi: menjadi laga Piala Dunia terakhirnya atau…