Berita

Sekjen Kemendagri Minta Aparatur Ubah Pola Pikir demi Pelayanan Publik Prima

18
×

Sekjen Kemendagri Minta Aparatur Ubah Pola Pikir demi Pelayanan Publik Prima

Sebarkan artikel ini
pendidikan-kepemimpinan-harus-tingkatkan-kualitas-pelayanan
pendidikan kepemimpinan harus tingkatkan kualitas pelayanan

Jakarta – Sekretaris Jenderal Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri), Tomsi Tohir, menginstruksikan agar program pendidikan kepemimpinan aparatur tidak hanya berfokus pada peningkatan kompetensi administratif. Ia menekankan pentingnya transformasi pola pikir sebagai kunci utama dalam menghadirkan pelayanan publik yang berkualitas.

Arahan tersebut disampaikan Tomsi saat melepas peserta Pelatihan Kepemimpinan Nasional (PKN) Tingkat II Angkatan I Kemendagri Tahun 2026 yang berlangsung di Gedung F Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BPSDM) Kemendagri, Jakarta, Kamis (2/7).

Menurutnya, setiap tingkatan pendidikan memiliki tujuan strategis untuk membekali aparatur dalam menghadapi kompleksitas persoalan pelayanan publik serta tuntutan masyarakat yang kian kritis dan cerdas.

Tomsi menuturkan bahwa setiap jenjang pendidikan menuntut perubahan cara pandang bagi para peserta.

Pola pikir yang sebelumnya bersifat sektoral dan parsial harus diubah menjadi cara berpikir yang lebih cerdas, strategis, sistemik, teratur, serta holistik, ujarnya.

Transformasi tersebut juga harus menyasar gaya memimpin aparatur. Tomsi menjelaskan bahwa orientasi kerja tidak boleh terpaku pada penyelesaian tugas administratif semata, melainkan harus beralih pada pelayanan prima dan kegigihan dalam meraih hasil maksimal.

Apabila aparatur menemui kendala regulasi dalam melaksanakan tugas, mereka diminta untuk bersikap proaktif dalam memberikan saran perbaikan, menurutnya.

Lebih lanjut, ia memaparkan tujuh harapan masyarakat terhadap pelayanan publik. Harapan tersebut mencakup layanan yang cepat dan mudah, keramahan dan kesantunan, integritas yang bebas dari pungutan liar (pungli), profesionalisme, responsivitas terhadap masalah warga, keadilan tanpa diskriminasi, serta kebijakan yang memberikan manfaat nyata.

Terkait hal itu, Tomsi mengingatkan pentingnya menanamkan nilai-nilai dasar sebagai pegangan dalam bertugas.

Ia menegaskan, kesempatan dan kemampuan yang dimiliki aparatur merupakan amanah besar yang harus dipertanggungjawabkan kepada masyarakat maupun kepada Tuhan Yang Maha Esa.

Menurutnya, pengabdian yang dilakukan dengan sungguh-sungguh akan membuka pintu keberkahan.

Tomsi menandaskan bahwa ketika seseorang mencurahkan seluruh tenaga dan pikirannya bagi pekerjaan, di sanalah pintu rahmat Tuhan terbuka, pungkasnya.

Kegiatan pelepasan tersebut turut dihadiri oleh Kepala BPSDM Kemendagri Sugeng Hariyono, Deputi Bidang Penjaminan Mutu Pengembangan Kapasitas dan Pembelajaran ASN LAN RI Army Winarti, serta seluruh peserta PKN Tingkat II Angkatan I Kemendagri Tahun 2026.