FeedSport

Hong Myung-bo Resmi Mundur Usai Gagal Bawa Korsel ke Piala Dunia

14
×

Hong Myung-bo Resmi Mundur Usai Gagal Bawa Korsel ke Piala Dunia

Sebarkan artikel ini
fc3c4054be7909645ea62edc1e71f76d.jpg
fc3c4054be7909645ea62edc1e71f76d.jpg

Seoul – Pelatih kepala tim nasional Korea Selatan, Hong Myung-bo, secara resmi menyatakan pengunduran dirinya dari jabatan tersebut pada Minggu, 28 Juni 2026.

Keputusan ini diambil menyusul kegagalan skuad berjuluk Taeguk Warriors menembus babak 32 besar Piala Dunia 2026.

Pengumuman tersebut disampaikan hanya berselang satu hari setelah kepastian tersingkirnya Korea Selatan dari turnamen sepak bola paling bergengsi di dunia tersebut.

Hong Myung-bo menyampaikan permohonan maaf secara terbuka kepada seluruh pendukung sepak bola di negaranya atas hasil buruk yang dicapai tim asuhannya.

“Pertama-tama, saya ingin menyampaikan permintaan maaf yang tulus kepada para penggemar dan pendukung sepak bola Korea Selatan,” ujar Hong Myung-bo melalui pernyataan resminya.

“Hari ini saya mengundurkan diri dari tim nasional sepak bola,” tambahnya.

Kegagalan ini menandai akhir dari masa jabatan kedua Hong Myung-bo sebagai nakhoda tim nasional Korea Selatan.

Pelatih berusia 57 tahun tersebut sebelumnya juga pernah memimpin tim yang sama pada edisi Piala Dunia 2014 dengan hasil yang serupa.

Dalam masa kepelatihannya selama dua tahun terakhir, Hong mengaku selalu berusaha memberikan yang terbaik bagi perkembangan sepak bola nasional.

“Selama dua tahun terakhir saya selalu mengajukan pertanyaan yang sama setiap kali harus mengambil keputusan penting, memilih pemain, atau mempersiapkan sesi latihan dan pertandingan: apakah ini pilihan yang tepat untuk sepak bola Korea?” jelasnya.

Perjalanan Korea Selatan di Piala Dunia 2026 sebenarnya diprediksi akan berjalan mulus.

Mereka ditempatkan di Grup A bersama tuan rumah Meksiko, Afrika Selatan, serta Republik Ceko.

Namun, Son Heung-min dan rekan-rekan setimnya gagal memenuhi ekspektasi publik setelah menelan kekalahan 0-1 dari Afrika Selatan.

Tren negatif berlanjut saat tim yang sama kembali takluk dengan skor identik saat berhadapan dengan Meksiko.

Satu-satunya hasil positif yang diraih Korea Selatan adalah kemenangan 2-1 atas Republik Ceko.

Kemenangan tersebut hanya mampu memberikan total tiga poin bagi Korea Selatan di klasemen akhir grup.

Peluang mereka untuk melaju ke fase berikutnya sempat terbuka melalui jalur peringkat ketiga terbaik.

Namun, harapan tersebut akhirnya pupus setelah kombinasi hasil dari grup lain tidak menguntungkan posisi Korea Selatan.

Keputusan untuk mundur diambil Hong sebagai bentuk tanggung jawab penuh atas performa tim yang di bawah standar sepanjang turnamen.

Pengunduran diri ini kini memicu spekulasi mengenai suksesor yang akan memimpin regenerasi skuad Korea Selatan pasca-Piala Dunia.