Miami – Tim nasional Brasil menegaskan dominasinya dalam perhelatan Piala Dunia 2026 setelah memastikan diri melaju ke babak 32 besar sebagai juara Grup C. Kepastian tersebut diperoleh usai Selecao mengalahkan Skotlandia dengan skor meyakinkan 3-0 di Miami Stadium, Kamis (25/6/2026) pagi WIB.
Penyerang Real Madrid, Vinicius Junior, menjadi sosok sentral dalam kemenangan tersebut. Pemain bintang ini tampil impresif dengan mencetak dua gol yang merobek jala gawang Skotlandia.
Satu gol tambahan bagi tim asuhan Carlo Ancelotti disumbangkan oleh Matheus Cunha pada babak kedua. Kemenangan ini mengukuhkan posisi Brasil di puncak klasemen Grup C dengan total perolehan tujuh poin dari tiga laga yang telah dilakoni.
Keberhasilan Brasil di babak penyisihan ini sekaligus memperkuat status mereka sebagai salah satu kandidat kuat peraih gelar juara dunia tahun ini. Konsistensi permainan yang ditunjukkan oleh skuad Samba sepanjang fase grup menjadi sinyal bahaya bagi tim-tim lawan.
Sementara itu, Maroko juga memastikan langkah mereka ke fase gugur setelah meraih kemenangan dramatis 4-2 atas Haiti dalam laga yang berlangsung di Atlanta. Tim berjuluk Singa Atlas tersebut mendampingi Brasil sebagai wakil Grup C yang lolos secara otomatis.
Meskipun memiliki perolehan poin yang sama dengan Brasil, yaitu tujuh poin, Maroko harus puas menempati posisi kedua klasemen akhir. Hal tersebut terjadi karena Maroko kalah dalam catatan selisih gol dibandingkan dengan tim Samba.
Brasil mengakhiri fase grup dengan catatan selisih gol impresif, yakni +6. Sementara itu, Maroko mencatatkan selisih gol +3 selama tiga pertandingan penyisihan grup.
Di sisi lain, kekalahan dari Brasil membuat Skotlandia harus puas mengakhiri fase grup di posisi ketiga. Meski demikian, harapan anak asuh Steve Clarke untuk tetap bertahan di kompetisi belum sepenuhnya tertutup.
Skuad Skotlandia kini berada dalam posisi menunggu hasil dari pertandingan di grup lain. Mereka masih memiliki peluang untuk lolos ke babak 32 besar melalui jalur peringkat ketiga terbaik.
Peraturan kompetisi Piala Dunia 2026 memang memberikan ruang bagi sejumlah tim peringkat ketiga terbaik untuk melanjutkan perjuangan ke babak sistem gugur. Tim pelatih Skotlandia saat ini tengah memantau perkembangan situasi di grup lain sembari mengevaluasi performa tim.
Bagi Brasil dan Maroko, fokus kini beralih sepenuhnya pada persiapan menghadapi babak 32 besar. Kemenangan di fase grup menjadi modal moral yang penting bagi kedua tim tersebut sebelum menghadapi tantangan yang jauh lebih berat di fase gugur yang menggunakan sistem gugur langsung atau knockout.
Para penggemar sepak bola dunia kini menanti siapa lawan yang akan dihadapi oleh Brasil dan Maroko. Mengingat performa apik yang ditunjukkan selama babak penyisihan, kedua tim tersebut diperkirakan akan menjadi lawan tangguh bagi siapapun yang mereka temui di babak selanjutnya.







