Ecozone

PPATK Ajukan Tambahan Anggaran Rp516 Miliar untuk Berantas TPPU 2027

19
×

PPATK Ajukan Tambahan Anggaran Rp516 Miliar untuk Berantas TPPU 2027

Sebarkan artikel ini
78f2c5ce9af43a7954864610b6e9bff7.jpg
78f2c5ce9af43a7954864610b6e9bff7.jpg

Jakarta – Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK) secara resmi mengajukan usulan tambahan anggaran sebesar Rp 516,4 miliar untuk tahun anggaran 2027. Permohonan tersebut disampaikan langsung oleh Kepala PPATK, Ivan Yustiavandana, dalam rapat kerja bersama Komisi III DPR RI yang berlangsung pada Rabu (17/6).

Ivan menjelaskan bahwa kebutuhan total anggaran yang diperlukan oleh lembaga tersebut untuk tahun 2027 mencapai Rp 769,8 miliar. Namun, berdasarkan surat bersama Kementerian PPN/Bappenas dan Kementerian Keuangan tertanggal 7 Mei 2026, pagu indikatif yang ditetapkan untuk PPATK saat ini hanya sebesar Rp 253,3 miliar.

Dalam forum rapat tersebut, Ivan berharap agar usulan tambahan anggaran senilai Rp 516,4 miliar tersebut dapat dipenuhi pada tahap penetapan pagu anggaran yang dijadwalkan berlangsung pada Juli 2026. Menurutnya, alokasi dana tambahan ini sangat krusial untuk menunjang efektivitas program kerja PPATK ke depan.

Lebih lanjut, Ivan merinci bahwa tambahan anggaran tersebut akan difokuskan pada dua program utama. Pertama, program dukungan manajemen internal yang membutuhkan biaya sebesar Rp 106,1 miliar. Dana ini mencakup pengelolaan manajemen internal, biaya operasional perkantoran, serta belanja pegawai.

Untuk operasional perkantoran yang bersifat mandatori, PPATK mengalokasikan dana sebesar Rp 252,7 miliar. Anggaran tersebut mencakup pemeliharaan teknologi informasi sebesar Rp 19,3 miliar, operasional gaji dan tunjangan sebesar Rp 206 miliar, serta pemeliharaan dan operasional kantor senilai Rp 26,7 miliar.

Selain itu, terdapat program khusus terkait hasil analisis dan pemeriksaan sektor narkotika dan perjudian yang dianggarkan sebesar Rp 660 juta.

Program kedua yang menjadi fokus adalah pencegahan dan pemberantasan tindak pidana pencucian uang (TPPU) serta tindak pidana pendanaan terorisme (TPPT) dengan kebutuhan anggaran mencapai Rp 410,3 miliar.

Dana tersebut direncanakan untuk mendukung berbagai kegiatan strategis, mulai dari pelaksanaan analisis transaksi dan pemeriksaan, pengelolaan data pelaporan, hingga pengawasan kepatuhan pihak pelapor. Anggaran ini juga akan digunakan untuk memperkuat kerja sama dalam negeri maupun internasional terkait TPPU, TPPT, dan pendanaan proliferasi senjata pemusnah massal (PPSPM).

Selain aspek teknis, dana tersebut juga akan mendukung penyusunan strategi dan kebijakan anti pencucian uang, pengelolaan infrastruktur teknologi informasi, serta program pendidikan dan pelatihan bagi sumber daya manusia di bidang anti pencucian uang.

Ivan mengungkapkan bahwa tema besar rencana kerja PPATK tahun 2027 difokuskan pada pemantapan pelaksanaan strategi pencegahan dan pemberantasan TPPU, TPPT, dan PPSPM. Hal ini dilakukan dalam rangka kesiapan Indonesia menghadapi Mutual Evaluation Review Financial Action Task Force (FATF) yang dijadwalkan pada tahun 2029-2030.

Untuk mencapai target tersebut, PPATK telah menyiapkan tiga program unggulan. Pertama, optimalisasi produk intelijen keuangan untuk mendukung penerimaan negara serta pemberantasan judi online dan narkotika.

Kedua, implementasi peta jalan atau roadmap persiapan evaluasi FATF. Ketiga, penguatan ekosistem digital PPATK yang berbasis pada teknologi machine learning serta artificial intelligence untuk meningkatkan akurasi analisis transaksi keuangan.

9c8b0c1312d4d8ae0e6037400da1c6e0.jpg
Ecozone

KONTAN.CO.ID – JAKARTA. Rencana dual listing PT Merdeka Gold Resources Tbk (EMAS) di Hong Kong melalui skema Hong Kong Depositary Receipt (HDR) disebut menjadi langkah strategis yang dapat memperluas akses pendanaan serta meningkatkan eksposur di pasar global. Dalam aksi korporasi tersebut, EMAS menawarkan sebanyak 89,66 juta HDR dengan harga penawaran HK$ 26,60 per HDR. Masa penawaran berlangsung pada 17 Juni hingga 23 Juni 2026. Langkah ini…

ae893c3205f6d4dee371db6e2f54ed15.jpg
Ecozone

KONTAN.CO.ID – JAKARTA. Nilai tukar rupiah di pasar spot terus tertekan hingga akhir perdagangan hari ini. Rabu (17/6/2026), rupiah ditutup di level Rp 17.762 per dolar Amerika Serikat (AS). Ini membuat rupiah melemah 0,21% dibanding penutupan hari sebelumnya yang berada di Rp 17.725 per dolar AS. Pergerakan rupiah sejalan dengan mayoritas mata uang di Asia. Hingga pukul 15.00 WIB, won Korea Selatan menjadi mata uang dengan pelemahan terdalam di…

a755bd54bec7c2e6417da23c5f8eaf0c.jpg
Ecozone

KONTAN.CO.ID – JAKARTA. Kenaikan suku bunga acuan Bank Indonesia (BI Rate) sebesar 50 bps menjadi 5,50% menjadi perhatian pelaku perbankan digital. PT Krom Bank Indonesia Tbk melihat langkah bank sentral tersebut sebagai sinyal positif untuk menjaga keseimbangan pasar keuangan sekaligus memastikan inflasi tetap terkendali. Presiden Direktur Krom Bank, Anton Hermawan mengaku pihaknya tengah menyiapkan berbagai langkah antisipatif untuk menghadapi…

0d44ff5c777acf31f3f0df876cc9f743.jpg
Ecozone

KONTAN.CO.ID – JAKARTA. Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) berbalik melemah siang ini setelah dibuka menguat pada awal perdagangan. Mengutip data Bursa Efek Indonesia (BEI) via RTI, IHSG melemah 0,84% atau terpangkas 52,49 poin ke level 6.202,46 pada perdagangan sesi I, Rabu (17/6/2026). IHSG tertekan pelemahan mayoritas indeks sektoral yang dipimpin sektor perindustrian 2,15%, energi 1,97%, transportasi 1,45%, teknologi 1,29%,. barang baku…

33e25ff2e4971ab1a821a5342841162a.jpg
Ecozone

KONTAN.CO.ID – JAKARTA. Prospek PT Barito Pacific Tbk (BRPT) dinilai masih menjanjikan hingga akhir 2026 seiring kontribusi penuh bisnis energi terintegrasi di Singapura, peningkatan kapasitas kilang, diyakini dapat menopang pertumbuhan kinerja konglomerasi ini. Pada kuartal I-2026, BRPT mencatatkan lonjakan kinerja seiring dengan kontribusi kuat dari operasi kilang minyak di Singapura. Seperti diketahui, anak usaha BRPT, yakni PT Chandra Asri…

5d16133cb50c767c42cfeb7e0d6c6a75.jpg
Ecozone

KONTAN.CO.ID – JAKARTA. PT Bank Maybank Indonesia Tbk berencana mengambil alih mayoritas saham PT Asuransi Etiqa Internasional Indonesia (AEII) sebagai bagian dari penyesuaian struktur konglomerasi keuangan grup Maybank di Indonesia. Berdasarkan keterbukaan informasi yang disampaikan di Bursa Efek Indonesia (BEI), Maybank Indonesia bersama manajemen AEII telah mengumumkan rencana pengambilalihan saham tersebut melalui surat kabar pada 15 Juni…