Ecozone

Pemerintah Perlu Jaga Kredibilitas untuk Perkuat Rupiah dan IHSG

20
×

Pemerintah Perlu Jaga Kredibilitas untuk Perkuat Rupiah dan IHSG

Sebarkan artikel ini
rupiah-menguat-jadi-rp-16.320,-didukung-sinyal-penurunan-suku-bunga-the-fed
rupiah menguat jadi rp 16.320, didukung sinyal penurunan suku bunga the fed

Jakarta – Pemerintah didorong untuk memperkuat kredibilitas kebijakan ekonomi guna memastikan tren penguatan nilai tukar rupiah dan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) tetap terjaga dalam jangka panjang. Penguatan fundamental ekonomi nasional dinilai menjadi kunci utama dalam mempertahankan kepercayaan investor terhadap prospek ekonomi Indonesia.

Kepala Pusat Makroekonomi dan Keuangan Institute for Development of Economics and Finance (INDEF), M Rizal Taufikurahman, menyatakan pada Selasa (16/6/2026) bahwa pemerintah perlu melakukan langkah konkret. Upaya tersebut mencakup disiplin fiskal, kepastian regulasi, serta pengelolaan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) yang lebih efektif dan produktif.

Menurut Rizal, strategi ini harus dibarengi dengan percepatan reformasi struktural, peningkatan investasi, penguatan sektor industri, serta perbaikan daya beli masyarakat. Langkah-langkah tersebut dibutuhkan untuk meningkatkan produktivitas dan daya saing ekonomi nasional secara keseluruhan.

Berdasarkan proyeksi yang dibuat, IHSG berpotensi kembali menuju level 8.000 dalam kurun waktu 12 hingga 18 bulan ke depan. Sementara itu, nilai tukar rupiah diprediksi dapat pulih ke kisaran Rp 16.500 per dolar AS dalam satu hingga dua tahun mendatang.

Rizal menambahkan, skenario tersebut dapat terealisasi jika kondisi global semakin kondusif, suku bunga global mulai menunjukkan penurunan, serta reformasi ekonomi domestik berjalan secara konsisten. Ia menekankan bahwa keberlanjutan penguatan pasar keuangan tidak hanya bergantung pada sentimen pasar, melainkan pada kemampuan pemerintah menjaga stabilitas makroekonomi.

Tren positif di pasar modal dan mata uang telah terlihat dalam sepekan terakhir. Pada perdagangan Senin (15/6/2026), nilai tukar rupiah berada di level Rp 17.778 per dolar AS, menguat dari posisi Rp 18.134 per dolar AS pada Selasa (9/6/2026). Sejalan dengan itu, IHSG juga mencatatkan kenaikan signifikan, yakni dari posisi 5.344,69 pada 9 Juni 2026 menjadi 6.118,73 pada 15 Juni 2026.

Pemulihan sentimen pasar ini turut dipengaruhi oleh diplomasi investasi yang dilakukan pemerintah. CEO Danantara Indonesia sekaligus Menteri Investasi dan Hilirisasi, Rosan Roeslani, mengeklaim keberhasilan pertemuan dengan 122 investor global di Amerika Serikat dalam memulihkan kepercayaan internasional terhadap kebijakan ekonomi Indonesia.

Rosan menjelaskan bahwa pertemuan tersebut dirancang khusus untuk membalikkan persepsi negatif global terhadap arah kebijakan ekonomi pemerintahan baru. Para investor global sebelumnya sempat meragukan komitmen pemerintah terhadap kebijakan fiskal dan iklim investasi domestik.

Dalam pertemuan tersebut, delegasi pemerintah menjelaskan peran Badan Pengelola Investasi Danantara sebagai institusi baru yang berperan dalam penguatan ekonomi nasional. Rosan menyebut proses tersebut melibatkan diskusi yang kritis mengenai tata kelola dan akuntabilitas lembaga.

Menurut Rosan, respons positif dari pasar keuangan Amerika Serikat menjadi salah satu pendorong utama perbaikan sentimen pasar domestik. Keberhasilan diplomasi ini diklaim mampu mengakhiri fase penurunan IHSG yang sempat mencapai titik terdalam pada awal Juni 2026.

4fb76b8b4aa755bc7bbd323df2792608.jpg
Ecozone

KONTAN.CO.ID – JAKARTA. Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) melesat 4,12% atau bertambah 247 poin ke level 6.254,96 pada penutupan perdagangan, Senin (15/6/2026). Untuk perdagangan selanjutnya Rabu (17/6), Analis BRI Danareksa Sekuritas Reza Diofanda memproyeksikan IHSG berpeluang melanjutkan penguatan setelah berhasil membentuk pola V-shape recovery yang didukung oleh membaiknya sentimen pasar serta mulai melandainya tekanan jual investor asing….

282d34d071c066d2c516757a7156c165.jpg
Ecozone

KONTAN.CO.ID – JAKARTA. Arah pasar keuangan di Tanah Air pada pertengahan tahun 2026 ini masih diselimuti gejolak sentimen global dan lesunya sentimen domestik. Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) naik 4,12% pada perdagangan Senin (15/6/2026) kemarin ke 6.254,96. Dalam sepekan, akumulasi kenaikannya bahkan sampai 17,09%. Sejumlah bursa negara berkembang lain juga tampak bergairah pasca pengumuman rencana perjanjian antara Amerika Serikat (AS)…

f211f6ec37e00d0c3c7cbe5af121b5f2.jpg
Ecozone

KONTAN.CO.ID – JAKARTA. Suku bunga acuan Bank Indonesia atau BI Rate meningkat lagi menjadi sebesar 5,50%. Mengenai hal itu, Dana Pensiun Lembaga Keuangan (DPLK) Avrist menilai kenaikan suku bunga acuan BI bisa memengaruhi hasil investasi. President Director DPLK Avrist Avrist Firmansyah menyampaikan pengaruh tersebut dapat terjadi utamanya pada yield instrumen pendapatan tetap dan pasar uang. Namun, dia bilang dampaknya tidak selalu negatif….

f1e1450586fe5a3290e3643a15d335e6.jpg
Ecozone

KONTAN.CO.ID – NEW YORK. Indeks utama bursa saham Amerika Serikat menguat pada perdagangan Selasa (16/6/2026). Dow Jones Industrial Average sempat menyentuh rekor intraday baru di tengah penurunan harga minyak yang dipicu optimisme pasar terhadap potensi kesepakatan damai antara Amerika Serikat dan Iran. Penurunan harga minyak global membuat sektor energi tertekan, namun di sisi lain memberi dorongan pada sentimen pasar secara keseluruhan karena…

f05d79cf00db5a42146a925d60f6bf17.jpg
Ecozone

KONTAN.CO.ID – JAKARTA. Kinerja emiten properti kawasan industri dinilai masih prospektif di era suku bunga tinggi dan pelemahan rupiah. Mengutip data Bloomberg, rupiah spot ditutup pada level Rp 17.725 per dolar Amerika Serikat (AS) pada akhir perdagangan Selasa (16/6/2026), melemah 0,09% dibandingkan penutupan pasar Senin kemarin yang ada di Rp 17.709 per dolar AS. Bank Indonesia (BI) pun menaikkan kembali suku bunga ke level 5,5 pada pekan…