FENESIA – KGSP atau Korean Government Scholarship Program, tentu saja pejuang beasiswa sudah tidak asing dengan program satu ini. KGSP merupakan program beasiswa kepemerintahan Korea Selatan yang memberikan kesempatan bagi mahasiswa untuk berkuliah di Korea Selatan.
KGSP memberikan kesempatan beasiswa tidak hanya untuk mahasiswa Indonesia, tapi juga negara lain. Tahun 2020 Indonesia mendapat kuota beasiswa sebanyak 5 orang lo. Bentuk beasiswa yang diberikan berupa tiket pesawat, uang saku, biaya kuliah S1 penuh, biaya belajar bahasa Korea, settlement allowance, sejumlah uang ketika lulus, asuransi medis, tambahan uang saku jika mencapai level tertentu pada TOPIK.
Sangat menarik bukan feeners?
Persyaratan umum KGSP terbilang mudah. Beasiswa KGSP bisa kamu dapatkan jika kamu berumur dibawah 25 tahun, rapot rata-rata diatas 80 atau top 20% disekolah, sudah lulus SMA, serta memenuhi persyaratan dokumen itu untuk beasiswa S1. Sedangkan untuk S2 berumur dibawah 40 tahun.
Nah,ini beberapa tips and trik untuk feeners bisa lulus beasiswa KGSP, belajar sambil ketemu opa-opa Korea.
1.Mengambil Kesempatan Sebanyak Mungkin

Sambil menunggu pembukaan beasiswa KGSP, kamu bisa mulai mengikuti beberapa kegiatan yang bisa memperkaya aspek pencapaian kamu. Jika kamu bisa mengambil kursus bahasa Inggris (TOEFL) atau bahasa Korea (TOPIK). Prestasi apapun akan masuk pertimbangan untuk menjadi kandidat KGSP. Kamu juga bisa mulai mengikuti berbagai organisasi ataupun lomba-lomba untuk mendukung prestasi akademis kamu.
2.Memilih Jalur Pendaftaran

Beasiswa KGSP memiliki 2 jalur pendaftaran, yaitu jalur universitas dan jalur kedutaan. Pilihlah baik-baik jalur yang paling cocok dengan kamu. Setiap jalur memiliki kelebihan masing-masing. Jika kamu mendaftar melalui jalur kedutaan, maka kamu harus mengirimkan berkas dokumen ke kedubes Korea Selatan di Indonesia. Jalur kedutaan terbilang lebih menguntungkan karena kandidat dapat mendaftar ke 3 universitas dan 3 jurusan berbeda.
3.Memilih Jurusan

Pemilihan jurusan beasiswa KGSP memiliki perbedaan, sesuai dengan jalur yang kamu pilih. Untuk jalur universitas, kamu hanya boleh mendaftar ke satu universitas. Dengankan jalur kedutaan, kamu bisa mendaftar ke 3 universitas. Nah, untuk jalur kedutaan, tidak dianjurkan untuk memilih jurusan dengan masa studi lebih dari 4 tahun. Contoh: medical, kedokteran gigi, arsitektur, dan farmasi.
4.Memperhatikan Kelengkapan Dokumen

Dokumen yang dikumpulkan haruslah berbahasa Inggris. Terus bagaimana dong? Apa kita terjemahin sendiri? Tentu tidak. Kamu dianjurkan untuk menggunakan jasa penerjemah tersumpah untuk dokumen-dokumen resmi seperti KK atau akte kelahiran. Beberapa dokumen seperti dokumen sekolah memang bisa kamu terjemahkan sendiri. Tapi kamu harus memiliki ijin resmi serta cap official dari sekolah kamu. Setelah itu kamu bisa menggunakan jasa notaris untuk membuktikan keaslian dokumen.
5.Memperhatikan Esai

Beasiswa KGSP tidak hanya menilai kandidat melalui nilai akademis. Tapi juga menilai kualitas dan passion kamu. Disinilah esai akan berperan. Mempersiapkan esai jauh-jauh hari merupakan hal penting. Esai yang kamu tulis haruslah berbahasa Inggris dan memuat gambaran tentang dirimu. Dengan esai, kamu memiliki kesempatan menunjukkan sisi diri kamu yang tidak bisa digambarkan melalui prestasi akademik. Selain itu, pastikan kamu meminta orang lain untuk melakukan proofread esai kamu.
6. Memperhatikan Penulisan Studi Plan

Salah satu esai adalah bentuk penjelasan studi plan. Studi plan terbagi menjadi dua, yaitu studi plan untuk belajar bahasa asing dan studi plan yang menjelaskan kenapa kamu memilih jurusan dan universitas pilihan kamu. Kata kunci yang harus kamu jaga saat menulis studi plan adalah tetap realistis. Kamu bisa menggambarkan visi kamu kedepannya. Jangan lupa untuk menulis dengan simpel dan to the point ya.
7.Mempersiapkan Dokumen Jauh-Jauh Hari

Pendaftaran KGSP biasanya dibuka pada pertengahan September. Kamu akan diberi waktu selama dua minggu untuk mempersiapkan semua persyaratan dokumen. Dokumen yang perlu kamu berikan adalah formulir pendaftaran, NIIED oledge, personal statement dalam bentuk esai, studi plan, surat rekomendasi (2 buah), self medical assessment, Ijazah atau SKL (bagi yang belum mendapat Ijazah), transkrip nilai (grading system), KK atau akta kelahiran sebagai bukti kependudukan, serta sertifikat (prestasi atau TOEFL/TOPIC).
Dua minggu terbilang waktu yang singkat untuk mempersiapkan semua persyaratan dokumen tersebut. Terlebih, perlu diingat jika penyeleksian persyaratan dokumen KGSP sangatlah ketat. Jika kamu mempersiapkannya dengan terburu-buru bisa jadi ada beberapa dokumen yang tidak sesuai. Jadi, sebaiknya mulailah mempersiapan persyaratan dokumen secepatnya. Periksa baik-baik dokumenmu sebelum dikirimkan ke kedutaan.
Nah,itulah tips dan triks untuk meraih beasiswa KGSP feeners. Kuliah sambil lihat opa-opa Korea? Yuk ikutin tips and trik di atas







