Jakarta – Investor PT Unilever Indonesia Tbk (UNVR) memiliki kesempatan terakhir untuk mengamankan hak pembagian dividen final pada perdagangan hari ini, Jumat, 12 Juni 2026. Tanggal tersebut ditetapkan sebagai cum dividen date untuk emiten sektor barang konsumsi primer atau Fast-Moving Consumer Goods (FMCG) ini di Bursa Efek Indonesia.
Bagi investor yang berminat memperoleh dividen, pembelian saham UNVR wajib dilakukan paling lambat pada hari ini. Selain itu, kepemilikan saham tersebut harus dipertahankan hingga tanggal pencatatan atau recording date untuk memenuhi syarat penerimaan pembayaran dividen.
Perusahaan telah mengalokasikan dividen final dengan total nilai mencapai Rp 4.329.860.596.200 atau sekitar Rp 4,33 triliun. Secara rinci, setiap pemegang saham akan menerima dividen sebesar Rp 114 per saham, yang setara dengan Rp 11.400 untuk setiap satu lot saham yang dimiliki.
Berdasarkan data perdagangan per pukul 09.30 WIB, harga saham UNVR berada di level Rp 1.660, mengalami kenaikan sebesar 25 poin atau 1,53 persen dibandingkan perdagangan sebelumnya. Dengan harga tersebut, yield dividen yang ditawarkan mencapai 6,87 persen, angka yang tercatat dua kali lipat lebih tinggi dibandingkan suku bunga deposito rupiah yang saat ini berada di kisaran 3 persen.
Sebelumnya, Unilever Indonesia juga telah mendistribusikan dividen interim pada 30 Desember 2025 dengan nilai Rp 87 per saham atau total Rp 3,3 triliun. Dengan demikian, total dividen yang dibagikan perseroan untuk tahun buku 2025 mencapai Rp 201 per saham, atau dengan nilai agregat sebesar Rp 7.634.227.893.300. Angka tersebut mencerminkan rasio pembayaran atau dividend payout ratio sebesar 100 persen dari total laba bersih perusahaan.
Presiden Direktur Unilever Indonesia, Benjie Yap, menyatakan bahwa penetapan rasio pembayaran dividen sebesar 100 persen merupakan wujud komitmen perseroan dalam memberikan nilai tambah bagi para pemegang saham. Kebijakan ini sekaligus menunjukkan disiplin manajemen dalam mengelola alokasi modal serta keyakinan terhadap ketahanan operasional perusahaan.
Benjie menambahkan, keseimbangan antara optimalisasi pembayaran dividen dan kinerja jangka panjang menjadi landasan utama dalam menciptakan nilai berkelanjutan. Perusahaan berkomitmen untuk terus memperkuat fundamental bisnis guna mendorong pertumbuhan yang bertanggung jawab, menguntungkan, serta kompetitif di masa depan.
Sesuai dengan jadwal resmi yang telah ditetapkan, pembayaran dividen final akan mulai didistribusikan kepada pemegang saham yang berhak pada 30 Juni 2026. Adapun jadwal lengkapnya mencakup cum dividen pasar reguler dan negosiasi pada 12 Juni 2026, diikuti dengan ex dividen pada 15 Juni 2026.
Sementara itu, untuk pasar tunai, cum dividen dijadwalkan pada 17 Juni 2026 dan ex dividen pada 18 Juni 2026. Tanggal pencatatan atau recording date untuk daftar pemegang saham yang berhak menerima dividen ditetapkan jatuh pada 17 Juni 2026.







