Jakarta – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) mencatatkan kinerja positif pada penutupan perdagangan sesi pertama hari ini, Rabu (10/6). Indeks utama bursa domestik tersebut berhasil menguat signifikan sebesar 134,583 poin atau naik 2,34 persen, sehingga membawa posisi IHSG bertengger di level 5.881,232.
Aktivitas perdagangan pada sesi ini terpantau cukup ramai dengan keterlibatan berbagai emiten. Data bursa menunjukkan sebanyak 543 saham mengalami kenaikan harga, sementara 151 saham lainnya mencatatkan pelemahan. Selain itu, terdapat 118 saham yang harga transaksinya tidak berubah atau stagnan dibandingkan penutupan sebelumnya.
Total frekuensi perdagangan yang tercatat mencapai 2.043.629 kali transaksi. Adapun volume saham yang diperjualbelikan investor di pasar mencapai angka 31,681 miliar lembar saham. Nilai transaksi keseluruhan pada sesi pertama ini menyentuh angka Rp 19,94 triliun.
Kinerja positif indeks didorong oleh sejumlah saham yang masuk dalam jajaran top gainers. Saham LCK Global Kedaton Tbk (LCKM) menjadi salah satu penopang dengan kenaikan 17 poin atau 18,09 persen ke level 111. Penguatan serupa juga dialami saham Buana Lintas Lautan Tbk (BULL) yang naik 52 poin atau 16,99 persen ke posisi 358.
Daftar saham dengan performa terbaik lainnya diisi oleh Dian Swastatika Sentosa Tbk (DSSA). Saham ini berhasil menguat 110 poin atau 16,30 persen hingga berada di level 785. Selain itu, saham Bakrie & Brothers Tbk (BNBR) turut mencatatkan kenaikan sebesar 12 poin atau 12,37 persen ke posisi 109.
Sentimen positif di pasar modal domestik ini juga selaras dengan pergerakan nilai tukar mata uang nasional. Mengacu pada data Bloomberg, rupiah siang ini terpantau menguat terhadap dolar Amerika Serikat. Mata uang Garuda terapresiasi sebesar 91 poin atau 0,50 persen, sehingga posisinya berada di level Rp 17.967 per dolar AS.
Kondisi bursa saham di kawasan Asia pada waktu yang bersamaan menunjukkan tren yang berbeda dibandingkan IHSG. Mayoritas bursa utama di Asia justru berada di zona merah atau mengalami tekanan jual.
Indeks Nikkei 225 di Jepang tercatat melemah 1.580,800 poin atau 2,42 persen ke posisi 63.835,800. Indeks Hang Seng di Hong Kong juga terkoreksi sebesar 320,349 poin atau 1,30 persen ke level 24.245,550.
Tekanan juga dirasakan oleh Indeks SSE Composite di China yang turun 38,760 poin atau 0,97 persen ke level 3.971,270. Sementara itu, Indeks Straits Times di Singapura mengalami pelemahan sebesar 60,109 poin atau 1,20 persen, menutup perdagangan sesi siang di level 4.963,140. Perbedaan performa ini menunjukkan dinamika pasar regional yang bervariasi di tengah sentimen global yang sedang berlangsung pada hari perdagangan tersebut.







