Ecozone

Platform OTT Berpotensi Raup Rp3 Triliun dari Siaran Piala Dunia 2026

11
×

Platform OTT Berpotensi Raup Rp3 Triliun dari Siaran Piala Dunia 2026

Sebarkan artikel ini
9effd968cc2798de61e5de5a292beed1.jpg
9effd968cc2798de61e5de5a292beed1.jpg

Jakarta – Momentum Piala Dunia 2026 diproyeksikan bakal menjadi katalis pertumbuhan signifikan bagi industri layanan over-the-top (OTT) di Indonesia. Kehadiran platform baru, Folaplay, milik PT Folago Global Nusantara Tbk (IRSX), yang resmi menjadi mitra digital TVRI, dinilai menjadi strategi kunci dalam menangkap potensi pasar ini.

Ekonom Digital dari Center of Economic and Law Studies (Celios), Nailul Huda, memperkirakan bisnis OTT berpotensi meraup pendapatan hingga Rp 3,5 triliun dari ajang tersebut. Angka ini didasarkan pada besarnya basis penggemar sepak bola di tanah air yang mencapai 165 juta orang.

Potensi Pendapatan dari Biaya Berlangganan

Nailul menjelaskan, asumsi pendapatan tersebut berasal dari 25 persen basis penggemar sepak bola yang bersedia membayar biaya langganan khusus Piala Dunia sebesar Rp 85 ribu. Nominal tersebut bahkan belum termasuk potensi pendapatan tambahan dari iklan yang diprediksi cukup besar seiring meningkatnya konsumsi konten digital masyarakat.

Pergeseran perilaku penonton yang kini lebih memilih kanal digital ketimbang siaran konvensional menjadi pendukung utama pertumbuhan ini. Namun, ia mengingatkan adanya sejumlah tantangan yang dapat memengaruhi tingkat partisipasi publik.

Tantangan Ekonomi dan Euforia

Kondisi ekonomi saat ini dinilai lebih menantang dibandingkan tahun 2022. Selain itu, absennya Timnas Indonesia dalam kualifikasi Piala Dunia 2026 berisiko menurunkan euforia penonton. Situasi ini diprediksi akan mengubah pola konsumsi hiburan masyarakat dari kegiatan nonton bersama (nobar) ke arah menonton secara personal di rumah.

Nailul juga menekankan bahwa kolaborasi antara stasiun televisi dan platform OTT dalam menyiarkan ajang olahraga bersifat temporer. Ia menyarankan agar pelaku industri tidak sekadar bergantung pada momentum musiman.

Strategi Keberlanjutan Bisnis

Agar bisnis dapat berkembang secara berkelanjutan, platform OTT dituntut untuk tidak hanya mengandalkan satu ajang besar. Pengembang harus mampu menghadirkan layanan inovatif lainnya yang dapat menjaga loyalitas konsumen agar tetap berlangganan meskipun gelaran Piala Dunia telah berakhir.

Dalam ajang yang akan dimulai Juni mendatang, total 104 pertandingan Piala Dunia 2026 dipastikan akan disiarkan melalui platform Folaplay, memberikan akses digital yang lebih luas bagi masyarakat Indonesia untuk mengikuti jalannya turnamen.

fd9c9a437e9a7a6c7115f985bf0836fb.jpg
Ecozone

Fenesia – Jakarta. Harga saham PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk (GOTO) terjerembab di level Rp 50 alias saham gocap. Siapa saja pemilik saham gocap ini? Pada awal perdagangan Jumat 22 Mei 2026, harga saham GOTO tak bergerak di Rp 50. GOTO kembali menjadi saham gocap sejak 5 Mei 2026. Sejak awal tahun 2026, harga saham GOTO telah berkurang 27,54% atau 19 poin. GOTO merilis laporan bulanan registrasi pemegang efek untuk periode yang berakhir April…