Ecozone

Bank Indonesia Siapkan Skema Insentif Jaga Stabilitas Bunga Kredit

14
×

Bank Indonesia Siapkan Skema Insentif Jaga Stabilitas Bunga Kredit

Sebarkan artikel ini
7861d107a28fc398f3d207bac3ea89e3.jpg
7861d107a28fc398f3d207bac3ea89e3.jpg

Makassar – Bank Indonesia (BI) bersiap melakukan penyesuaian skema Kebijakan Likuiditas Makroprudensial (KLM) sebagai langkah antisipasi kenaikan suku bunga kredit perbankan. Langkah ini diambil guna menjaga stabilitas penyaluran kredit kepada dunia usaha dan masyarakat di tengah tren kenaikan BI Rate.

Direktur Departemen Kebijakan Makroprudensial Bank Indonesia, Dhaha P Kuantan, menjelaskan bahwa mekanisme baru tersebut akan difokuskan pada selisih atau spread antara BI Rate dan suku bunga kredit perbankan. Dengan skema ini, perbankan yang mampu menahan kenaikan bunga kredit secara signifikan saat BI Rate meningkat tetap berpeluang mendapatkan insentif dari bank sentral.

Strategi menjaga transmisi kredit

Kebijakan ini menjadi respons atas kenaikan BI Rate sebesar 50 basis poin menjadi 5,25 persen pada Mei 2026. BI berupaya agar kenaikan suku bunga acuan tidak serta merta memicu lonjakan suku bunga kredit yang dapat menghambat pertumbuhan ekonomi.

“Saat BI Rate naik, namun bank tidak menaikkan bunga kredit secara berlebihan atau tetap dalam batas yang dapat dikelola, mereka akan mendapatkan insentif,” ujar Dhaha dalam kegiatan pelatihan di Makassar, Jumat (22/5/2026).

Tren penurunan bunga kredit

Sebelum adanya penyesuaian kebijakan ini, BI mencatat tren positif pada transmisi penurunan suku bunga kredit. Rata-rata bunga kredit perbankan mengalami penurunan dari 9,03 persen pada Maret 2026 menjadi 8,95 persen pada April 2026.

Meskipun terdapat efek jeda atau lag effect dalam penurunan suku bunga, Dhaha optimistis mekanisme KLM yang diperbarui akan menjadi instrumen efektif. Tujuannya adalah memastikan penyesuaian bunga kredit tetap terkendali sehingga penyaluran pembiayaan ke sektor riil tidak terganggu oleh fluktuasi suku bunga acuan.

fd9c9a437e9a7a6c7115f985bf0836fb.jpg
Ecozone

Fenesia – Jakarta. Harga saham PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk (GOTO) terjerembab di level Rp 50 alias saham gocap. Siapa saja pemilik saham gocap ini? Pada awal perdagangan Jumat 22 Mei 2026, harga saham GOTO tak bergerak di Rp 50. GOTO kembali menjadi saham gocap sejak 5 Mei 2026. Sejak awal tahun 2026, harga saham GOTO telah berkurang 27,54% atau 19 poin. GOTO merilis laporan bulanan registrasi pemegang efek untuk periode yang berakhir April…