Ecozone

Pelabuhan Cirebon Resmi Menjadi Gerbang Utama Logistik Jawa Barat

15
×

Pelabuhan Cirebon Resmi Menjadi Gerbang Utama Logistik Jawa Barat

Sebarkan artikel ini
f413700af3ca182c3162adcae8e3ac41.jpg
f413700af3ca182c3162adcae8e3ac41.jpg

Cirebon – Pelabuhan Cirebon kini mempertegas posisinya sebagai tulang punggung distribusi logistik bagi sektor industri di Jawa Barat hingga sebagian wilayah Jawa Tengah. Sebagai satu-satunya pelabuhan umum di Jawa Barat yang dikelola langsung oleh PT Pelindo (Persero) Regional II, kawasan ini menjadi pintu masuk utama bagi berbagai komoditas strategis.

Branch Manager PT Pelindo Regional II Cirebon, Hari Priyatna, menegaskan bahwa pelabuhan tersebut berperan vital dalam menjaga rantai pasok industri. Berbagai komoditas dari dalam maupun luar negeri sandar di pelabuhan ini sebelum didistribusikan ke pusat-pusat industri di Purwakarta, Bandung, hingga Tegal.

Bongkar muat komoditas yang dilayani mencakup curah cair, curah kering, general cargo, hingga break cargo. Sektor industri semen dan tekstil di Bandung, misalnya, sangat bergantung pada pasokan bahan baku, termasuk batu bara, yang dibongkar melalui fasilitas di Pelabuhan Cirebon.

Terbaru, pelabuhan ini melayani bongkar muat 4.700 ton jagung untuk kebutuhan pakan ternak. Komoditas tersebut didatangkan dari Dompu, Nusa Tenggara Barat, menggunakan dua armada kapal, yakni Kapal Langgeng dan Kapal Bunga Melati 21.

Kinerja pelabuhan pun menunjukkan tren positif. Hingga April 2026, realisasi throughput tercatat mencapai 1,35 juta ton. Angka ini mengalami peningkatan signifikan sebesar 397 ribu ton dibandingkan periode yang sama pada tahun sebelumnya yang berada di angka 1,06 juta ton.

Sementara itu, catatan kinerja pada April 2025 menunjukkan total throughput mencapai 3,83 juta ton. Batu bara menjadi komoditas dengan volume terbesar yakni 2,67 juta ton, disusul pasir kuarsa sebesar 181 ribu ton, jagung 162 ribu ton, serta minyak dan cangkang sawit yang masing-masing melampaui angka 100 ribu ton.

Hari memastikan, pihaknya akan terus mengoptimalkan fasilitas dermaga guna mendukung percepatan ekonomi wilayah. Dengan posisinya yang strategis, Pelabuhan Cirebon akan terus menjadi simpul utama penghubung arus logistik antarprovinsi di Pulau Jawa.