Berita

Lansia 71 Tahun yang Tersesat di Kebun Pasaman Ditemukan Selamat Setelah Pencarian Seharian

21
×

Lansia 71 Tahun yang Tersesat di Kebun Pasaman Ditemukan Selamat Setelah Pencarian Seharian

Sebarkan artikel ini
ee64acac 8c83 4464 a8bb 78f01407d722
ee64acac 8c83 4464 a8bb 78f01407d722

PADANG – Seorang perempuan lanjut usia bernama Izwiana (71), warga Alahan Mati, Kabupaten Pasaman, Sumatera Barat, berhasil ditemukan dalam kondisi selamat setelah sempat dilaporkan tersesat di kawasan kebun Batang Paku, Nagari Simpang Utara, Kecamatan Simpati.

Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Kelas A Padang menerima laporan kejadian tersebut dari Kalaksa BPBD Pasaman, Mardianto, pada Sabtu (9/5/2026) sekitar pukul 07.03 WIB.

Berdasarkan informasi yang diterima, korban diketahui pergi ke kebun pada Jumat (8/5/2026) sekitar pukul 11.00 WIB. Namun hingga malam hari, korban tak kunjung kembali ke rumah.

Warga bersama pemerintah nagari sempat melakukan pencarian secara mandiri, tetapi korban belum ditemukan sehingga kejadian tersebut dilaporkan ke tim SAR.

Menindaklanjuti laporan itu, Pos Pencarian dan Pertolongan Pasaman langsung memberangkatkan lima personel rescue menuju lokasi kejadian pada pukul 07.12 WIB.

Kepala Pos SAR Pasaman, Novi Yurandi, mengatakan tim SAR tiba di titik pencarian sekitar pukul 09.20 WIB dan langsung berkoordinasi dengan unsur gabungan sebelum menyisir area sekitar lokasi terakhir korban diketahui berada.

Setelah pencarian berlangsung selama beberapa jam, korban akhirnya ditemukan pada pukul 15.50 WIB dalam keadaan selamat. Korban ditemukan sekitar 700 meter dari lokasi awal pencarian.

“Korban ditemukan dalam keadaan selamat dan langsung dievakuasi ke rumah keluarganya,” kata Novi Yurandi.

Proses evakuasi selesai dilakukan pada pukul 16.25 WIB. Selanjutnya, seluruh unsur gabungan menggelar debriefing dan operasi SAR diusulkan untuk ditutup pada pukul 16.45 WIB.

Dalam operasi tersebut, tim SAR gabungan mengerahkan sejumlah peralatan, di antaranya rescue car double cabin, ambulans, peralatan mountaineering, alat evakuasi, peralatan medis, perangkat komunikasi, hingga drone.

Sebanyak 68 personel gabungan turut terlibat dalam pencarian, terdiri dari Pos SAR Pasaman, BPBD Kabupaten Pasaman, personel Polsek Bonjol, local hero, dan masyarakat sekitar.

Novi Yurandi menyebut area pencarian yang luas menjadi salah satu kendala dalam operasi tersebut. Meski demikian, cuaca cerah selama proses pencarian membantu memperlancar upaya penyisiran di lapangan.

Pebulu tangkis Indonesia Alwi Farhan dalam laga babak 16 besar Japan Open 2026 di Tokyo
Berita

Ringkasan Berita: Alwi Farhan mengalahkan unggulan asal Prancis, Alex Lanier, pada babak 16 besar Sejumlah unggulan dari Thailand, China, Jepang, dan Korea Selatan ikut tersingkir Babak perempat final Japan Open 2026 dipastikan diwarnai banyak wakil non-unggulan TRIBUNNEWS.COM – Deretan kejutan mewarnai hasil babak 16 besar Japan Open 2026 setelah sejumlah unggulan harus tersingkir lebih cepat, termasuk ketika wakil Indonesia Alwi Farhan sukses…