Berita

KAI Sederhanakan Nama Argo Bromo Anggrek Jadi KA Anggrek

47
×

KAI Sederhanakan Nama Argo Bromo Anggrek Jadi KA Anggrek

Sebarkan artikel ini
kereta-api-argo-bromo-anggrek-ganti-nama-jadi-ka-anggrek
kereta api argo bromo anggrek ganti nama jadi ka anggrek

Jakarta – PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi 1 Jakarta akan menyederhanakan nama Kereta Api Argo Bromo Anggrek menjadi KA Anggrek mulai 9 Mei 2026. Perubahan nama tersebut dipastikan tidak mengurangi kualitas pelayanan kepada penumpang.

Manager Humas KAI Daop 1 Jakarta, Franoto Wibowo, mengatakan perubahan itu tidak memengaruhi operasional perjalanan maupun hak penumpang. Menurut dia, jadwal, rute, dan kelas pelayanan tetap sama.

“Penyederhanaan nama ini tidak mempengaruhi operasional perjalanan. Jadwal, rute, hingga kelas pelayanan tetap sama. Pelanggan tetap memperoleh layanan dengan standar yang telah ditetapkan,” kata Franoto di Jakarta, Selasa.

Tiket yang telah dibeli juga tetap berlaku dan dapat digunakan sesuai jadwal serta kelas pelayanan yang dipilih. Franoto menegaskan penumpang akan tetap mendapatkan layanan yang sama seperti sebelumnya.

Di sisi lain, KAI telah menyesuaikan berbagai aspek pendukung, termasuk sistem ticketing, media informasi, dan alat peraga di lapangan, agar transisi berjalan lancar dan tidak menimbulkan kebingungan bagi pelanggan.

“Kami berharap dengan identitas yang lebih sederhana, layanan ini semakin dekat dengan masyarakat dan tetap menjadi pilihan utama transportasi yang aman, nyaman, dan terpercaya,” ujar Franoto.

2d32aebc91746c00edf53a0e027300fd.jpg
Berita

Ringkasan Berita: Spekulasi Ole Romeny gabung Persib Bandung muncul setelah kode “OveR” dalam unggahan perkenalan Ragnar Oratmangoen. Ole Romeny dikabarkan selangkah lagi bergabung dengan Fortuna Sittard. Ia disebut sudah menjalani tes medis dan akan menandatangani kontrak berdurasi dua tahun dengan opsi perpanjangan. Jika transfer terwujud, Ole akan bereuni dengan Justin Hubner di Fortuna Sittard. Kepindahan ini juga diharapkan memberi Ole…

028c229beb585d596e28ad5d94d747b3.jpg
Berita

Ringkasan Berita: Kekalahan Brasil 1-2 dari Norwegia di babak 16 besar Piala Dunia 2026 memicu gelombang kritik kepada Carlo Ancelotti, terutama terkait strategi permainan dan sejumlah keputusan krusialnya. Ancelotti disalahkan karena menunjuk Bruno Guimaraes sebagai eksekutor penalti serta perubahan taktik yang dinilai membuat Brasil kehilangan kendali permainan. Neymar yang masuk sebagai pemain pengganti juga ikut menjadi sasaran cibiran di…