Jakarta – Pemerintah Indonesia meningkatkan koordinasi antar kementerian dan lembaga. Tujuannya, memastikan keamanan kapal nasional di Teluk Persia, khususnya di Selat Hormuz.
Langkah ini diambil untuk melindungi awak kapal dan menjaga kelancaran distribusi energi nasional. Hal ini penting di tengah dinamika geopolitik yang ada.
Juru Bicara Kementerian ESDM, Dwi Anggia, menyatakan koordinasi intensif dilakukan dengan Kementerian Luar Negeri.
Prioritas utama adalah keselamatan seluruh awak kapal.
Kementerian Luar Negeri telah berkomunikasi dengan otoritas Iran melalui KBRI di Teheran.
Respons positif telah diterima dan sedang ditindaklanjuti secara teknis dan operasional.
Pertamina International Shipping menyiapkan kebutuhan teknis dan administratif untuk kapal Pertamina Pride dan Gamsunoro.
Pertamina mengapresiasi dukungan pemerintah dan berkomitmen pada keselamatan awak kapal serta muatan.
Pemerintah juga menyiapkan diversifikasi sumber pasokan minyak mentah dan BBM dari luar Timur Tengah.
Kebijakan ini sesuai arahan Presiden Prabowo Subianto untuk memperluas sumber impor energi.







