Berita

Hutan Lestari Pertamina: Pulihkan Alam, Berdayakan Warga, Raih Kedaulatan Pangan

35
×

Hutan Lestari Pertamina: Pulihkan Alam, Berdayakan Warga, Raih Kedaulatan Pangan

Sebarkan artikel ini
hutan-lestari-pertamina:-menenun-harmoni-alam,-menuai-kesejahteraan-masyarakat
hutan lestari pertamina: menenun harmoni alam, menuai kesejahteraan masyarakat

Jakarta – Lonceng di lereng Gunung Agung mengawali harapan baru. Doa dipanjatkan di Pura Kancing Gumi, Bali, memohon keselamatan alam semesta.

Masyarakat Hutan Mahawana Basuki Besakih sadar, doa harus diiringi tindakan nyata.

Pertamina hadir melalui program Hutan Lestari, berlandaskan filosofi Tri Hita Karana. Reforestasi pasca-erupsi Gunung Agung 2017 tak hanya menghijaukan lereng, tapi juga menghidupkan ekonomi desa.

Bali – I Nyoman Artana, tokoh lokal di balik transformasi ini, menekankan pentingnya menjaga Besakih sebagai hulu Pulau Dewata.

“Mengelola lingkungan harus dimulai dari hulu,” tegasnya. “Jika lokasi ini tidak dipelihara dengan baik, Bali akan rentan terhadap bencana dan perubahan iklim.”

Hasilnya, kelompok binaan Nyoman panen 100-150 kg madu per tahun. Harga madu kelanceng mencapai Rp 500 ribu per liter.

Wisata alam melonjak, pendapatan kelompok mencapai Rp 120 juta per bulan, membuka lapangan kerja bagi puluhan warga.

Lampung – Semangat menjaga alam bergema hingga Ulubelu, Lampung. Wastoyo menjadi saksi perubahan hutan dan karakter manusia.

Dulu hutan adalah sasaran gergaji mesin, kini menjadi rumah yang dilindungi.

“Dulu, menebang pohon adalah cara instan kami untuk menyambung hidup,” kenang Wastoyo. Titik balik terjadi saat Pertamina memperkenalkan Sekolah Hutan Lestari.

Mantan pemburu bertransformasi menjadi pembudi daya ulung melalui pendampingan KUPS Margo Rukun. Mereka menanam 50 ribu bibit pohon MPTS dan mengubah limbah kopi menjadi pupuk.

KUPS Margo Rukun mencatatkan omzet hingga Rp 2,2 miliar per tahun. Konsep budi daya lebah mereka diadopsi perusahaan multinasional.

Cilacap – Di Kampung Laut, Cilacap, Wahyono menanam kembali bakau di lahan gersang.

“Dulu semuanya gersang, namun, saya yakin mangrove adalah ‘pabrik’ alami kita,” ujar Wahyono.

Pembibitan mandiri Wahyono menghasilkan 800 ribu bibit mangrove per tahun. Kawasan tersebut menjadi pusat eduwisata.

“Dulu mereka bilang saya gila, sekarang kita ‘gila’ bersama-sama untuk menjaga hutan,” tutup Wahyono.

Pertamina – Vice President Corporate Communication Pertamina, Muhammad Baron menyatakan, kisah sukses ini bukti komitmen Pertamina mendukung program kedaulatan pangan nasional.

Program Hutan Lestari telah menanam lebih dari delapan juta pohon produktif dan mangrove serta membina masyarakat.

“Pertamina membuktikan, menjaga energi bumi bisa sejalan dengan menghidupkan kemandirian masyarakat,” ujar Baron.

Program Hutan Lestari berkontribusi pada pencapaian SDGs, terutama dalam mengakhiri kelaparan, memastikan konsumsi dan produksi berkelanjutan, serta aksi iklim.

Inisiatif ini sejalan dengan prinsip ESG, yang menjadi landasan Pertamina dalam menjalankan bisnis berkelanjutan.