Berita

619 Siswa Ikuti Olimpiade Madrasah Indonesia Tingkat Sumbar, Berebut Tiket Nasional

102
×

619 Siswa Ikuti Olimpiade Madrasah Indonesia Tingkat Sumbar, Berebut Tiket Nasional

Sebarkan artikel ini
969001c4 6700 4fb1 9a1c 4e68f7bf3174
Sebanyak 619 siswa dari madrasah dan sekolah umum beradu kemampuan dalam kompetisi sains ini, Kamis (2/10).

Padang – Ajang Olimpiade Madrasah Indonesia (OMI) tingkat Provinsi Sumatera Barat resmi dimulai. Sebanyak 619 siswa dari madrasah dan sekolah umum beradu kemampuan dalam kompetisi sains ini, Kamis (2/10).

Sebelumnya, di tahap kabupaten/kota tercatat 5.693 siswa ikut berkompetisi untuk merebut tiket menuju tingkat provinsi.

Pembukaan OMI dipusatkan di MAN 2 Kota Padang dan dibuka oleh Kepala Bidang Pendidikan Madrasah Kanwil Kemenag Sumbar, Hendri Pani Dias, mewakili Kakanwil.

“OMI merupakan rebranding dari Kompetisi Sains Madrasah (KSM) dan Myrest. Yang spesifik, selain menguasai sains, siswa juga dibekali integrasi ilmu dengan Islam. Ini yang membedakan OMI,” ujar Hendri.

Menurut Hendri, peserta juga dituntut memiliki kemampuan literasi bahasa Arab dan Inggris, minimal dalam memahami makna mufradat. Tujuannya, agar kompetensi sains tetap berpadu dengan nilai-nilai keislaman.

Hendri menegaskan bahwa dalam OMI tidak ada istilah “kalah”.

“Hanya ada dua: The Winners atau The Learners. Siapa pun yang ikut akan mendapat pembelajaran untuk lebih hebat ke depan,” katanya.

Ketua Panitia OMI Sumbar, Hami Mulyawan, menyebut bidang studi yang dilombakan dibagi berdasarkan jenjang:

  • MI/SD: Matematika Terintegrasi dan IPAS Terintegrasi
  • MTs/SMP: Matematika, IPA, dan IPS Terintegrasi
  • MA/SMA: Matematika, Fisika, Biologi, Kimia, Geografi, dan Ekonomi Terintegrasi

Kompetisi ini digelar serentak nasional dengan sistem tes berbasis komputer (CBT) full online yang dipantau langsung oleh Komite OMI Nasional. Di Sumbar, pelaksanaan tersebar di 19 titik kabupaten/kota, dengan pusat di MAN 2 Kota Padang.

Turut hadir dalam pembukaan, Kepala Kankemenag Kota Padang Edy Oktafiandi, Kasi Penmad, pejabat Kemenag, Kepala Madrasah se-Kota Padang, serta peserta OMI dari seluruh Sumbar yang hadir secara daring.