Pariaman – Program bedah rumah kembali hadir di Kota Pariaman. Kali ini, rumah Syamsurizal Tuanku Sidi di Desa Kajai, Kecamatan Pariaman Timur menjadi sasaran.
Wali Kota Pariaman, Yota Balad, meninjau langsung kegiatan bedah rumah tersebut, Sabtu (3/1).
Yota didampingi Kepala Kantor Kementerian Agama Kota Pariaman, Rinalfi. Kunjungan dilakukan usai menghadiri Upacara Hari Amal Bhakti (HAB) ke-80 Kementerian Agama RI tingkat Kota Pariaman.
Program bedah rumah ini merupakan bagian dari Program BERANI (Benah Rumah Bina Penghuni). Program ini diinisiasi oleh Kementerian Agama Kota Pariaman.
BERANI adalah wujud layanan umat berbasis filantropi Islam. Sumber dananya berasal dari zakat ASN. Fokusnya pada aksi kemanusiaan dan kepedulian lingkungan.
Yota Balad mengapresiasi program tersebut. Menurutnya, program ini memberikan manfaat nyata bagi masyarakat yang membutuhkan.
“Saya melihat Program BERANI ini sangat bagus sekali dan juga mendukung visi dan misi Pemerintah Kota Pariaman,” ujarnya. Ia menambahkan program ini mendukung program unggulan Pariaman RISALAH, termasuk satu keluarga satu hafiz.
Yota Balad menilai program ini mencerminkan kepedulian ASN Kemenag terhadap masyarakat kurang mampu.
Program ini tidak hanya memperbaiki fisik rumah. Tetapi juga membina kehidupan penghuni dan lingkungan sekitar dengan pendekatan keagamaan.
Rinalfi menjelaskan bahwa Program BERANI bertujuan membantu masyarakat kurang mampu. Caranya dengan merenovasi rumah agar lebih layak huni.
Selain itu, program ini juga memberikan pembinaan dan pendampingan kepada penghuninya.







