FeedSport

Wushu Indonesia Raih Emas Taolu, Lampaui Target di SEA Games

70
×

Wushu Indonesia Raih Emas Taolu, Lampaui Target di SEA Games

Sebarkan artikel ini
a44b68b05e244fe25e92f7774e839243.jpg
a44b68b05e244fe25e92f7774e839243.jpg

Bangkok – Tim nasional wushu Indonesia semakin mengukuhkan dominasinya di nomor Taolu SEA Games 2025 Thailand. Dua medali emas tambahan berhasil disumbangkan, menempatkan Indonesia sebagai pengumpul medali terbaik di kategori tersebut dan sementara melampaui target awal yang ditetapkan.

Tambahan emas ini membuat cabang olahraga wushu, yang dipimpin oleh Ketua Umum Pengurus Besar Wushu Indonesia (PB WI) Airlangga Hartarto, untuk sementara telah memenuhi target tiga medali emas. Sebelumnya, atlet senior Edgar Xavier Marvelo telah lebih dulu meraih emas sehari sebelumnya.

Emas terbaru dipersembahkan oleh atlet putri Patricia Geraldine dan tim Duilian Bare Handed yang diperkuat oleh Ahmad Ghifari Fuaiz, Ahmad Ghozali Fuaiz, serta Terrence Tjahyadi. Keduanya meraih podium tertinggi di The Government Complex Building C, Thung Song Hong, Lak Si, Bangkok, Senin, 15 Desember 2025.

Patricia Geraldine tampil memukau di nomor gabungan Changquan, Jianshu, dan Qiangshu. Ia berhasil mengumpulkan total nilai 29,266 poin setelah tiga hari bertanding, dengan rincian perolehan 9,750, 9,760, dan 9,756 poin.

SEA Games 2025 menjadi debut Patricia di ajang multi-event internasional. Ia mengungkapkan rasa haru dan senangnya bisa menyumbangkan emas bagi tanah air. “Senang dan terharu bisa menyumbangkan emas buat Indonesia. Apalagi ini penampilan perdana saya di multi-event internasional,” kata Patricia.

Meski merasa lelah dan menghadapi tekanan tinggi selama tiga hari berturut-turut, semua terbayar lunas dengan hasil maksimal. “Cukup melelahkan tampil selama tiga hari berturut-turut dan tekanannya juga tinggi. Tapi semua sudah terobati dengan menjadi yang terbaik di SEA Games ke-33 Thailand 2025,” tambahnya.

Di nomor ini, Patricia mengungguli Pang Pui Yee dari Malaysia yang meraih perak dengan 29,139 poin, serta Le Yen Shuen dari Singapura yang meraih perunggu dengan 29,055 poin.

Sementara itu, tim Duilian Bare Handed yang diperkuat Ahmad Ghifari Fuaiz, Ahmad Ghozali Fuaiz, dan Terrence Tjahyadi juga tak kalah memukau. Ketiganya berhasil mengamankan medali emas setelah mengumpulkan 9,746 poin.

“Kami senang dan bangga bisa menyumbangkan medali emas bagi Kontingen Indonesia. Ini medali emas pertama kami di SEA Games Thailand 2025,” ujar Ahmad Ghifari, mewakili rekan-rekannya.

Raihan ini membuat total koleksi medali Timnas Wushu Indonesia menjadi tiga emas dan tiga perak dari nomor Taolu. Indonesia kini memimpin perolehan medali di nomor Taolu, disusul Malaysia di posisi kedua dengan tiga emas, satu perak, dan empat perunggu, serta Filipina di peringkat ketiga dengan dua emas dan satu perunggu.

Wakil Bendahara PB Wushu Indonesia, Gunawan Tjokro, memuji penampilan para atlet. Menurutnya, mereka tampil nyaris sempurna dan kualitasnya sudah diakui banyak pengurus wushu negara lain sebagai kelas dunia.

Gunawan Tjokro juga menyampaikan bahwa Ketua Umum PB WI, Airlangga Hartarto, terus memantau perkembangan tim selama pertandingan berlangsung. “Pak Airlangga selalu memantau setiap perkembangan lewat telepon seluler. Beliau menyampaikan apresiasi atas capaian tiga emas dan tiga perak dari nomor Taolu,” ujar Gunawan.

Indonesia masih memiliki peluang untuk menambah perolehan emas dari nomor Sanda, dengan dua atlet yang akan bertanding di final. “Mudah-mudahan bisa menambah emas sehingga Indonesia menjadi juara umum cabang olahraga wushu di SEA Games ke-33 Thailand 2025,” kata dia penuh harap.

9e2db70fc7d81ed05b6040ad84efaebf.jpg
FeedSport

Ringkasan Berita: Afrika Selatan lolos ke babak 32 besar Piala Dunia 2026 setelah mengalahkan Korea Selatan 1-0 lewat gol Thapelo Maseko dan finis sebagai runner-up Grup A dengan 4 poin. Ini menjadi sejarah karena untuk pertama kalinya Afrika Selatan berhasil menembus fase gugur setelah sebelumnya selalu tersingkir di fase grup (1998, 2002, 2010). Kelolosan ini juga didukung format baru Piala Dunia 2026 yang melibatkan 48 tim yang turut disorot…