Jakarta – Pemerintah menggulirkan program “Pasar Seribu Satu Malam” untuk membangun 1.001 pusat Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di seluruh Indonesia.
Program ini bertujuan mendongkrak UMKM agar naik kelas.
Menteri Koordinator Pemberdayaan Masyarakat (Menko PM) Muhaimin Iskandar atau Cak Imin menyatakan, fokus utama program ini adalah pemberdayaan UMKM perempuan.
“Kita bangun pusat-pusat bisnis baru untuk UMKM di semua kota,” kata Cak Imin, Selasa (28/10/2025).
Program “Pasar Seribu Satu Malam” akan mencakup pembiayaan, peningkatan kapasitas (capacity building), pemasaran, dan permodalan.
Prioritas utama akan diberikan kepada pengusaha perempuan, yang saat ini mendominasi 60 persen pelaku UMKM di Indonesia.
Cak Imin menambahkan, program ini akan menyediakan ruang, tempat, dan fasilitas bagi perempuan untuk mengembangkan dan memasarkan produk UMKM mereka.
“Salah satu fokus dari seribu titik ini adalah perempuan menjadi skala prioritas,” ujarnya.
UMKM akan mendapatkan ruang usaha dengan harga sewa terjangkau melalui program ini.
Pemerintah juga akan mengoptimalkan pemanfaatan aset yang menganggur.
Saat ini, program tersebut masih dalam tahap perencanaan lintas sektor. Kemenko PM akan menyiapkan beberapa kota sebagai model percontohan sebelum diperluas ke seluruh Indonesia.
UMKM tercatat memberikan kontribusi signifikan terhadap PDB Nasional, mencapai 61 persen pada tahun 2025. Program ini diharapkan dapat mempercepat pertumbuhan UMKM dan mendorong perekonomian Indonesia.












