Techno

Twitter : Donald Trump Tidak Diizinkan Bikin Twitter Lagi

268
×

Twitter : Donald Trump Tidak Diizinkan Bikin Twitter Lagi

Sebarkan artikel ini
trump
Foto: Donald Trump (AP/Alex Brandon)

FENESIA – Mantan Presiden Amerika Serikat Donald Trump tidak diizinkan untuk kembali menggunakan Twitter, bahkan jika ia kembali mencalonkan diri saat pemilihan presiden berikutnya dan menang.

Mengutip dari detikINET, saat ditanya apakah Trump boleh membuat akun Twitter lagi dalam wawancara bersama CNBC, Chief Financial Officer Twitter Ned Segal menekankan bahwa akun Trump sudah diblokir secara permanen.

“Cara kerja kebijakan kami, ketika Anda dihapus dari platform, Anda dihapus dari platform. Apakah Anda seorang komentator, Anda seorang CFO, atau Anda mantan atau pejabat publik saat ini,” ungkap Segal.

“Ingat, kebijakan kami dirancang untuk memastikan bahwa orang-orang tidak menghasut kekerasan, dan jika ada yang melakukannya, kami harus mencekal mereka dari layanan dan kebijakan kami tidak mengizinkan orang-orang untuk kembali,” lanjutnya.

Pernyataan ini dibuat Segal ketika Trump tengah menghadapi sidang pemakzulan di Kongres AS. Jika terbukti tidak bersalah, Trump boleh mencalonkan diri sebagai presiden atau jabatan di kantor federal lainnya.

Twitter pertama kali mencekal akun Trump secara permanen pada bulan Januari setelah beberapa pendukungnya menyerbu Gedung Capitol AS. Saat itu ia memiliki lebih dari 88 juta pengikut.

Setelah akun pribadinya diblokir secara permanen karena berisiko menghasut kekerasan lebih lanjut, melalui akun @POTUS, Trump sempat mengunggah cuitan dan akun lainnya sebelum akhirnya dihapus oleh Twitter.

Twitter bukan satu-satunya platform media sosial yang memblokir Trump. Setelah peristiwa di Gedung Capitol AS, Facebook dan Instagram juga melakukan hal yang sama sampai waktu yang tidak ditentukan.