FENESIA – Pemerintah Turki menolak sanksi yang diberikan oleh Amerika Serikat terkait pembelian sistem rudal S-400 buatan Rusia.
Kementerian Luar Negeri Turki mengatakan mereka akan membalas dengan cara dan waktu yang tepat.
Mengutip dari Anadolu Agency, Kementerian Luar Negeri Turki mengatakan, “Kami mengutuk dan menolak keputusan menjatuhkan sanksi sepihak terhadap Turki seperti yang diumumkan oleh AS sebagai dampak akuisisi Turki atas sistem pertahanan udara S-400.”
AS memberikan sanksi kepada badan pengadaan militer Turki pada Senin sebagai hukuman karena Turki melanjutkan pembelian sistem rudal S-400 buatan Rusia.
Turki nekat tetap melakukan pembelian meski AS berulangkali mengeluarkan kecaman dan peringatan sanksi. Turki dijerat sanksi AS berdasarkan Countering America’s Adversaries Through Sanctions Act (CAATSA).
Aturan itu dibuat khusus untuk menjatuhkan sanksi kepada negara yang mempunyai kerja sama pertahanan atau ekonomi dengan musuh AS seperti Rusia, Iran serta Korea Utara.
“Kondisi yang memaksa Turki untuk membeli sistem S-400,” ungkap kementerian tersebut.
Menurut kementerian, Turki membeli sistem Rusia setelah AS selama bertahun-tahun menolak upaya Ankara membeli rudal Patriot.







