Jakarta – Toyota Motor umumkan peningkatan produksi global dua digit pada September 2025, menandai kenaikan keempat berturut-turut.
Data yang dirilis (27/10/2025) menunjukkan produksi global mencapai 918.146 unit, naik 11 persen dibandingkan periode sama tahun lalu.
Lonjakan ini didorong kuat oleh permintaan di Amerika Serikat (AS), yang menjadi pasar kunci bagi pabrikan Jepang tersebut.
Produksi di AS melonjak 29 persen, didukung permintaan kendaraan hibrida dan pemulihan dari penghentian produksi dua model sebelumnya.
Selain AS, Toyota juga mencatat peningkatan produksi di Jepang (9 persen) dan China (16 persen).
Penjualan global Toyota juga menunjukkan tren positif, naik 3 persen menjadi 879.314 kendaraan selama sembilan bulan berturut-turut.
Penjualan di AS naik 14 persen, sementara China turun 1 persen dan Jepang turun 5 persen.
Secara kumulatif, Toyota telah menjual 7,8 juta kendaraan dalam sembilan bulan pertama tahun ini, naik 5 persen dibandingkan tahun lalu, termasuk merek mewah Lexus.
Di Indonesia, Toyota tetap memimpin pasar dengan penjualan 20.738 unit, diikuti Daihatsu dengan 10.605 unit pada September 2025.














