Morowali – TNI memperketat pengawasan di Bandara IMIP, Sulawesi Tengah, menyusul latihan infiltrasi yang melibatkan prajurit Kostrad. Langkah ini diambil untuk mengantisipasi potensi pelanggaran wilayah udara.
Asisten Teritorial Kepala Staf TNI Angkatan Udara (KSAU), Marsekal Muda Palito Sitorus, menegaskan komitmen TNI AU dalam menjaga kedaulatan udara.
“Kami memantau pergerakan pesawat di sana dan sejauh ini belum ada yang dari luar negeri. Semuanya masih penerbangan domestik,” ujar Palito di Jakarta, Kamis.
Meski belum mendeteksi aktivitas mencurigakan, TNI AU menyatakan akan menindak tegas jika menemukan pesawat tanpa izin di Bandara IMIP.
“Tentu Angkatan Udara akan melakukan tindakan jika ada pelanggaran. Namun, sampai saat ini belum ada pergerakan pesawat asing,” tegas Palito.
Bandara IMIP merupakan bandara swasta yang dibangun oleh koperasi perusahaan dan berlokasi di kawasan industri Morowali.
Bandara ini berfungsi mendukung operasional perusahaan, termasuk mengangkut pekerja dan logistik.
Sebelumnya, TNI telah menggelar latihan gabungan di Bandara IMIP, termasuk simulasi operasi force down pesawat asing dan perebutan bandara oleh pasukan Korpasgat pada 20 November 2025.
Latihan tersebut bertujuan meningkatkan kemampuan TNI dalam mencegah aksi penambangan ilegal dan menjaga keamanan wilayah udara.







