Demak – Ratusan hektare sawah di Demak, Jawa Tengah terendam banjir. Curah hujan tinggi jadi penyebabnya.

Ribuan warga terpaksa mengungsi akibat banjir ini.

BPBD mencatat, 671 hektare sawah di sembilan desa terdampak. Ketinggian air bervariasi.

“Ketinggian genangan banjir di areal persawahan bervariasi,” kata Kepala Pelaksana BPBD Demak Agus Sukiyono, Ahad (4/4/2026).

Selain sawah, 2.116 rumah warga ikut terendam.

Kemudian, 29 tempat ibadah dan 18 sekolah juga terdampak. Total 2.839 jiwa mengungsi.

Kepala Dinas Pertanian dan Pangan Demak Agus Herawan menyebut dampak terparah ada di Desa Trimulyo dan Sidoharjo.

Luas genangan di dua desa itu mencapai sekitar 660 hektare.

Tanaman padi yang terendam berusia sekitar 30 hari.

Meski begitu, potensi kerugian masih terbatas. Sebab, tanaman belum memasuki fase kritis.

Pendataan terus dilakukan untuk antisipasi puso.

“Nantinya, ketika ada yang mengalami puso tetap akan kami data untuk diusulkan mendapatkan bantuan dari pusat,” kata Agus.

Pemerintah daerah menyiapkan bantuan benih bagi petani yang gagal panen.

Banjir ini dipicu jebolnya tanggul Sungai Tuntang di beberapa titik pada Jumat (3/4) pagi.

Di Desa Trimulyo, ada tiga titik tanggul jebol dengan panjang hingga 30 meter.

Sementara di Desa Sidoharjo, ada tiga titik dengan panjang sekitar 15 meter.

83175 mtwzykyk00gmmtal3n5kvxmf79fnutdz

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *