Berita

Tabur Ratusan Ton Bahan Semai, Pemerintah Kendalikan Hujan Ekstrem Jabodetabek

114
×

Tabur Ratusan Ton Bahan Semai, Pemerintah Kendalikan Hujan Ekstrem Jabodetabek

Sebarkan artikel ini
hampir-100-ton-garam-kapur-ditabur-di-langit-untuk-kendalikan-hujan-jabodetabek
hampir 100 ton garam kapur ditabur di langit untuk kendalikan hujan jabodetabek

Jakarta – Pemerintah pusat mengerahkan hampir 100 ton bahan semai untuk Operasi Modifikasi Cuaca (OMC).

Tujuannya adalah menahan dan mengendalikan potensi hujan ekstrem di Jabodetabek hingga akhir Januari 2026.

BNPB, BMKG, TNI AU, Pemprov DKI Jakarta, dan Pemprov Jawa Barat terlibat dalam operasi ini.

OMC telah dilaksanakan sejak 12 Januari 2026.

Hingga 26 Januari 2026, total 97,8 ton bahan semai telah digunakan.

Rinciannya, 57,6 ton Natrium Klorida (NaCl) dan 40,2 ton Kalsium Oksida (CaO).

Bahan-bahan ini disebar untuk mengendalikan pembentukan awan hujan.

Penyemaian dilakukan melalui 112 kali penerbangan.

Enam armada pesawat diberangkatkan dari Lanud Halim Perdanakusuma, Jakarta, dan Lanud Husein Sastranegara, Bandung.

Operasi ini menjangkau wilayah udara Jakarta, Jawa Barat, dan Banten.

Enam armada yang dikerahkan adalah pesawat Cessna Caravan 208B (PK-JVH, PK-YNA, PK-SNG, PK-SNK) dan dua pesawat Casa 212 (A-2105 dan A-2107).

OMC bertujuan mempercepat turunnya hujan di atas lautan dan menghambat pertumbuhan awan hujan baru.

Langkah ini diharapkan menekan intensitas hujan di daratan yang diprediksi mengalami hujan lebat hingga cuaca ekstrem.

Upaya ini adalah bagian dari strategi mitigasi pemerintah untuk mengurangi risiko banjir dan bencana hidrometeorologi di Jabodetabek.

Pramono membuka peluang perpanjangan OMC karena prediksi hujan lebat dan cuaca ekstrem di Jakarta hingga 1 Februari 2026.