Jakarta – Persaingan kendaraan listrik di Indonesia semakin memanas. Stellantis dan PT Indomobil National Distributor berkolaborasi menghadirkan model kendaraan listrik baru mulai 2026.
Indomobil akan menjadi distributor kendaraan listrik Leapmotor di Indonesia.
Mereka akan memperkenalkan merek tersebut kepada konsumen di bawah Stellantis Brand House.
CEO PT Indomobil National Distributor, Tan Kim Piauw, mengatakan kolaborasi ini memperluas pilihan kendaraan elektrifikasi.
Leapmotor dinilai punya kombinasi teknologi kendaraan listrik yang kuat. Pendekatan rekayasa yang matang diharapkan menjawab kebutuhan mobilitas masyarakat perkotaan.
“Melalui kolaborasi ini kami ingin menghadirkan lebih banyak pilihan kendaraan elektrifikasi yang telah mendapatkan pengakuan global,” ujar Tan.
Leap Motor berdiri pada 2015 di Hangzhou, China.
Mobil untuk pasar Indonesia akan dirakit di Tanah Air dengan standar kualitas global.
Kehadiran Leapmotor di Indonesia adalah bagian dari kerja sama global Stellantis dan Leapmotor.
Keduanya membentuk perusahaan patungan bernama Leapmotor International.
Stellantis memegang 51 persen saham, Leapmotor 49 persen.
Entitas ini bertugas mengembangkan dan memasarkan kendaraan new energy vehicles (NEV) Leapmotor di berbagai pasar di luar China.
Kemitraan ini membuka akses bagi Leapmotor terhadap jaringan distribusi global Stellantis.
Selain itu, juga standar kualitas, serta infrastruktur otomotif Stellantis.
Stellantis memperoleh tambahan portofolio kendaraan listrik dengan pendekatan teknologi yang relatif baru.
Leapmotor mengklaim mampu memproduksi lebih dari 60 persen komponen kendaraan secara mandiri.
Pendekatan tersebut membuat Leapmotor relatif efisien dalam biaya produksi.
Sekaligus memungkinkan integrasi teknologi kendaraan listrik yang lebih cepat.
September 2025, Leapmotor mencatatkan produksi kendaraan ke-satu juta secara global.
Masuknya Leapmotor menambah daftar produsen kendaraan listrik di pasar domestik.







