PADANG– Meski cuaca ekstrem berupa hujan deras melanda Kota Padang, proses keberangkatan jemaah haji Kloter 11 Embarkasi Padang pada Selasa (5/5/2026) malam tetap berjalan sukses.
Alih-alih mengalami penundaan, penerbangan menuju Madinah ini justru mencatatkan waktu keberangkatan yang lebih cepat dari jadwal semula.
Prosesi Pelepasan dan Koordinasi Intensif
Kloter 11 dilepas secara resmi oleh Kepala Kanwil Kementerian Haji dan Umrah Sumatera Barat, M. Rifki.
Acara tersebut turut dihadiri oleh Wakil Bupati Sijunjung Iraddatillah, Kakan Kemenag Dharmasraya Hamid Arwani, Kabag Kesra, serta jajaran pemangku kepentingan dari Garuda Indonesia, Otoritas Bandara (Otban), Gapura, Angkasa Pura, dan tim PPIH Embarkasi Padang.
Rombongan diterbangkan dari Bandara Internasional Minangkabau (BIM) langsung menuju Bandara Internasional Pangeran Muhammad bin Abdul Aziz, Madinah, menggunakan armada Garuda Indonesia Boeing 777-300ER dengan nomor penerbangan GA3511.
Mitigasi Cuaca dan Prioritas Keselamatan
Manager Station Garuda Indonesia Padang, Rusdi Saad, menegaskan bahwa keselamatan penumpang tetap menjadi parameter utama di tengah cuaca buruk.
Hal ini sejalan dengan komitmen maskapai dalam menjaga ketepatan waktu penerbangan.
“Sesuai arahan Direktur Operasi, Capt. Dani Haikal, aspek keselamatan menjadi prioritas utama, baik dalam kondisi cuaca cerah maupun hujan,” tegas Rusdi.
Untuk mengantisipasi kendala akibat hujan, sejumlah langkah taktis telah diterapkan. Petugas menggunakan tangga boarding berkanopi dan mempercepat durasi naik pesawat.
“Boarding dimulai 30 menit lebih awal. Kami juga menambah petugas di dalam pesawat untuk membantu penataan bagasi jemaah serta berkoordinasi dengan Angkasa Pura, termasuk penyediaan dua unit mobil follow me,” tambah Rusdi.
Keberangkatan Lebih Cepat (Early Take Off)
Efektivitas koordinasi di lapangan membuahkan hasil positif. Pesawat Kloter 11 sukses lepas landas pada pukul 23.17 WIB. Waktu ini tercatat 18 menit lebih awal (early take off) dari jadwal yang ditentukan.
Keberhasilan ini mendapat apresiasi tinggi dari M. Rifki selaku Kepala Kanwil.
“Kami mengapresiasi dukungan seluruh tim, mulai dari Garuda Indonesia, Angkasa Pura, Gapura, Otoritas Bandara, hingga tim teknis yang memastikan layanan tetap berjalan optimal,” ungkap M. Rifki.
Profil Jemaah Kloter 11
Kloter ini terdiri dari gabungan jemaah asal beberapa daerah di Sumatera Barat, dengan rincian sebagai berikut:
- Kabupaten Pesisir Selatan: 208 jemaah
- Kabupaten Sijunjung: 90 jemaah
- Kabupaten Dharmasraya: 83 jemaah
- Kota Padang: 4 jemaah
Total rombongan mencapai 393 orang, termasuk lima petugas pendamping. Dalam manifes penerbangan, dilaporkan terdapat tiga kursi kosong (open seat) karena faktor kesehatan, serta 16 jemaah yang memerlukan layanan bantuan kursi roda.







