Bandung – Kereta cepat Whoosh relasi Tegalluar-Halim sempat berhenti sementara, Jumat (3/4).
Penyebabnya, benda asing masuk jalur di KM 126+383 wilayah Kopo.
PT KCIC menjelaskan penghentian ini sebagai antisipasi keselamatan.
KA G1046 dihentikan karena penanganan benda asing berupa seng.
Corporate Secretary PT KCIC, Eva Chairunisa, menyebut seng itu masuk jalur akibat cuaca ekstrem.
Sistem sensor mendeteksi benda asing itu sebelum kereta dihentikan. Potensi bahaya pun bisa dicegah.
Cuaca ekstrem diduga jadi penyebab kejadian ini.
Hujan deras, angin kencang, dan petir melanda Bandung dan sekitarnya pada hari yang sama.
Kondisi itu menyebabkan pohon tumbang dan kerusakan fasilitas. Material ringan seperti seng terbawa angin hingga masuk ke jalur rel kereta cepat.
KCIC memastikan tidak ada gangguan pada prasarana perkeretaapian lainnya. Seluruh infrastruktur tetap aman.
Jalur Whoosh dilengkapi sistem keselamatan berlapis. Sistem ini terus memantau kondisi operasional.
Sistem tersebut mencakup sensor deteksi benda asing, sensor cuaca, hingga sistem deteksi gempa. Semuanya terintegrasi dengan pusat kendali operasi (OCC).
Petugas telah melakukan pemeriksaan menyeluruh terhadap jalur. Hasilnya, seluruh prasarana dinyatakan aman dan layanan kereta Whoosh kembali normal.







