Berita

Pramugari Florencia Jadi Korban Jatuh ATR, Keluarga Berharap Kabar Baik

162
×

Pramugari Florencia Jadi Korban Jatuh ATR, Keluarga Berharap Kabar Baik

Sebarkan artikel ini
cemas-keluarga-menanti-nasib-pramugari-pesawat-jatuh-di-bulusaraung
cemas keluarga menanti nasib pramugari pesawat jatuh di bulusaraung

Jakarta – Pramugari Florencia Lolita Wibisono (32) menjadi salah satu kru dalam pesawat ATR 42-500 yang jatuh di Gunung Bulusaraung, Pangkep, Sulawesi Selatan. Keluarga kini cemas menanti kabar Florencia, yang akrab disapa Olen.

Ibunda Florencia, Neltje Maramis, bersama suami telah bertolak dari Manado ke Makassar pada Minggu (18/1). Mereka akan mengikuti proses identifikasi oleh tim Disaster Victim Identification (DVI).

“Kita masih mengharapkan yang terbaik untuk Olen,” ujar Suly Mandang, tante Florencia.

Suly mendampingi ibu Florencia ke Makassar. Ia mengungkapkan Olen sempat berkomunikasi dengan keluarga pada Jumat (16/1).

“Kakaknya yang menghubungi kami bahwa Olen di pesawat itu. Komunikasi terakhir hari Jumat (16/1) sebelum berangkat,” jelasnya.

Olen dikenal dekat dengan keluarga dan selalu menyempatkan diri untuk memberi kabar.

“Ibunya belum lama keluar rumah sakit. Saat ibunya sakit Olen rutin telepon saat ada waktu luang,” imbuh Suly.

Sebelum terbang, Olen yang telah menjadi pramugari selama 14 tahun, meminta doa restu dari ibunya. Olen berangkat dari Yogyakarta ke Makassar pada Sabtu (17/1).

“Sebelum dia (Olen) berangkat dari Yogyakarta ke Makassar itu memberi tahu bahwa akan melakukan perjalanan dinas di situ dia minta doakan untuk perjalanannya,” tuturnya.

Suly menambahkan Olen menempuh pendidikan dari SD hingga SMA di Tondano, Minahasa, sebelum melanjutkan SMA di Manado.

“Kami percaya sebagai orang beriman apa yang Tuhan buat itu baik adanya,” pungkasnya.

Pesawat tersebut hilang kontak pada Sabtu (17/1) pukul 13.17 Wita. Diduga pesawat jatuh di kawasan Gunung Bulusaraung Pangkep.

Data manifest mencatat pesawat membawa 7 kru dan 3 penumpang. Pilot Captain Andi Dahanto dan co-pilot Farhan Gunawan termasuk dalam daftar.

Selain itu, ada Flight Operation Officer (FOO) Hariadi, 2 Engineer on Board (EOB) atau teknisi bernama Resti Ad dan Dwi Murdiono.

Dua pramugari lainnya adalah Florencia Lolita dan Esther Aprilita. Tiga penumpang bernama Deden, Ferry, dan Yoga.

Seorang korban berjenis kelamin laki-laki ditemukan meninggal dunia pada Minggu (18/1). Korban ditemukan di sekitar jurang dengan kedalaman sekitar 200 meter.

“Telah ditemukan satu korban dengan jenis kelamin laki-laki (meninggal dunia),” kata Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Kelas A Makassar, Muhammad Arif Anwar.