Berita

Prabowo Tegaskan Hubungan Baik dengan Jokowi, Bantah Isu Kendali

107
×

Prabowo Tegaskan Hubungan Baik dengan Jokowi, Bantah Isu Kendali

Sebarkan artikel ini
356e7acb4150e561b725aaaa89199038.jpg
356e7acb4150e561b725aaaa89199038.jpg

Cilegon, Banten – Presiden Prabowo Subianto secara tegas membantah isu yang menyebut dirinya takut atau dikendalikan oleh mantan Presiden Joko Widodo. Pernyataan tersebut disampaikan Prabowo dalam sambutannya saat peresmian pabrik New Ethylene Project PT Lotte Chemical Indonesia di Cilegon, Banten, pada Kamis, 6 November 2025.

“Saya bukan Prabowo takut sama Jokowi. Prabowo masih dikendalikan sama Jokowi, tidak ada itu,” kata Prabowo.

Prabowo menjelaskan bahwa ia meminta Jokowi untuk diundang dalam peresmian pabrik tersebut. Ia menyoroti adanya budaya yang tidak baik dalam memperlakukan pemimpin.

“Saya minta Pak Jokowi diundang karena saya lihat kok, mulai ada budaya yang tidak baik. Pemimpin dikuyu-kuyu, dicari-cari. Pada saat berkuasa disanjung-sanjung, ini budaya apa? Ini harus kita ubah,” tegasnya.

Mantan menteri pertahanan itu juga menyatakan bahwa Jokowi tidak pernah menitipkan sesuatu kepadanya. Ia kembali menegaskan tidak takut kepada Jokowi, bahkan menganggap mantan presiden tersebut sebagai teman akrab atau “hopeng”.

“Pak Prabowo takut sama Pak Jokowi, tidak ada itu. Untuk apa saya takut sama beliau? Aku hopeng sama beliau kok takut, ya kan?” ujarnya.

Prabowo turut memuji kepemimpinan Jokowi selama sepuluh tahun yang diakui dunia. Ia menyebut kondisi pertumbuhan ekonomi dan inflasi di bawah kepemimpinan Jokowi sangat baik.

“Inflasi di bawah beliau cukup bagus, pertumbuhan bagus, ya kan? Come on. Harus kita, yang benar lah, yang jujur lah, ya kan? Ngono ya ngono,” tutur Prabowo.

Sebelumnya, pada Februari 2025, Prabowo juga pernah menyinggung adanya pihak yang ingin memisahkan dirinya dengan Jokowi. Menurutnya, upaya tersebut dapat memecah belah Indonesia seperti pada zaman kolonial.

“Ada yang sekarang mau misah-misahkan saya sama Pak Jokowi. Lucu juga untuk bahan ketawa boleh, tapi jangan. Kita jangan ikut memecah belah, itu kegiatan mereka-mereka yang tidak suka dengan Indonesia,” kata Prabowo saat Kongres XVIII Muslimat NU di Surabaya, Senin, 10 Februari 2025.

Prabowo menambahkan bahwa hubungannya dengan Jokowi baik-baik saja dan bahkan ia belajar politik dari Jokowi.

Sementara itu, Jokowi sendiri pada Selasa, 11 Februari 2025, juga memastikan hubungannya dengan Prabowo sangat solid dan tidak pernah ada masalah. Ia menganggap upaya untuk memisahkan mereka sebagai hal yang biasa saja.