Berita

Polisi Usut Pengusiran Nenek di Surabaya, Saksi Ungkap Fakta Baru

119
×

Polisi Usut Pengusiran Nenek di Surabaya, Saksi Ungkap Fakta Baru

Sebarkan artikel ini
polisi-periksa-nenek-elina-usai-diusir-paksa-ormas-dari-rumah
polisi periksa nenek elina usai diusir paksa ormas dari rumah

Jakarta – Nenek Elina Widjajanti, warga Surabaya, diperiksa polisi.

Pemeriksaan di Polda Jawa Timur terkait kasus pengusiran paksa dari rumahnya. Sekelompok ormas diduga terlibat.

Pemeriksaan dilakukan untuk mendalami laporan dugaan pengusiran yang dialami Elina.

Elina diperiksa di Ditreskrimum Polda Jatim, Minggu (28/12) siang.

Ia mengaku ditanya sejumlah hal oleh penyidik terkait kejadian tersebut.

“Ya (ditanya soal) Samuel itu sama Yasin (terlapor). Saya diangkat-angkat itu (saat pengusiran),” kata Elina, seperti dikutip dari sebuah media online.

“Mau ngambil tas, enggak boleh suruh keluar. Terus ditanyain surat, katanya dia menyerahkan surat, tapi saya enggak lihat suratnya,” lanjutnya.

Saat pengusiran, Elina mempertanyakan surat kepemilikan rumah dari Samuel.

Samuel mengklaim telah membelinya, namun tidak bisa menunjukkannya.

Elina mengaku memiliki surat letter C rumah atas nama Elisa, kakak kandungnya.

Elina dan Elisa menempati rumah itu sejak 2011.

Elisa wafat pada 2017. Pada Agustus 2025 ada pihak yang mengklaim telah membeli rumah tersebut.

Pada 6 Agustus 2025, puluhan orang mendatangi Elina dan mengusirnya.

Ia menolak, namun kemudian diangkat keluar oleh beberapa orang yang disebut memakai atribut ormas.

“Terus saya diangkat orang empat, kaki dua tangan dua. Ya, saya lawan,” tuturnya.

“Terus itu tapi dia membawa saya sampai agak luar terus baru diturunkan,” imbuhnya.

Kuasa hukum Elina, Wellem Mintarja, mengatakan ada empat orang yang diperiksa dalam kasus ini.

“Yang diperiksa empat orang. Bu Elina, terus kemudian Pak Iwan, Bu Joni, Bu Maria, terus satu lagi Bu Musrimah,” kata Wellem.

“Jadi, penghuni rumah tersebut. Kalau Bu Joni kan kebetulan kerabatnya Bu Elina,” lanjutnya.

Wellem menegaskan Samuel tidak pernah menunjukkan surat kepemilikan resmi kepada Elina.

“Tadi sudah disampaikan sama sekali tidak pernah menunjukkan. Sampai hari ini tidak pernah menunjukkan fisiknya,” ujarnya.