Berita

Polisi Selidiki Laptop Mahasiswa Unud, Ungkap Penyebab Kematian

137
×

Polisi Selidiki Laptop Mahasiswa Unud, Ungkap Penyebab Kematian

Sebarkan artikel ini
polisi-periksa-hp-dan-laptop-milik-mahasiswa-unud-diduga-bunuh-diri
polisi periksa hp dan laptop milik mahasiswa unud diduga bunuh diri

Denpasar – Misteri kematian Timothy Anugerah Saputra (22), mahasiswa Universitas Udayana yang ditemukan tewas di lingkungan kampusnya, terus diungkap polisi.

Penyidik kini fokus memeriksa ponsel dan laptop milik korban.

Kabid Humas Polda Bali, Kombes Pol Ariasandy, menjelaskan bahwa pemeriksaan perangkat elektronik ini untuk mencari tahu kemungkinan adanya indikasi bunuh diri.

“Ada perangkat dari korban yang kami berusaha dalami, untuk mengetahui apakah ada tanda-tanda penyebab yang bersangkutan melakukan bunuh diri. Itu ponsel dan laptop,” ujarnya, Sabtu (25/10).

Sempat ada penolakan dari pihak keluarga untuk memberikan akses ke ponsel dan laptop korban.

Bahkan, ibu korban sempat menandatangani surat pernyataan untuk tidak melanjutkan kasus ini ke ranah hukum.

Namun, setelah mendapat penjelasan dari kepolisian, keluarga akhirnya bersedia menyerahkan perangkat tersebut untuk diinvestigasi oleh Direktorat Reserse Siber Polda Bali.

Ariasandy berjanji hasil investigasi akan dibuka ke publik setelah penyelidikan rampung.

Selain itu, polisi juga telah memeriksa rekaman CCTV di Gedung FISIP Unud dari tanggal 15 hingga 20 Oktober 2025.

Sayangnya, CCTV yang ada tidak menyorot lokasi tempat korban diduga melakukan bunuh diri.

“Ada tiga CCTV yang statis, tidak bisa digerakkan, mengarahnya ke tangga, kemudian ke bangunan, tetapi tidak cover lokasi korban diduga bunuh diri,” jelasnya.

Timothy Anugerah Saputra ditemukan tewas setelah jatuh dari lantai empat gedung FISIP Universitas Udayana pada Rabu (15/10) lalu.

Korban sempat dilarikan ke RSUP Prof. Ngoerah Denpasar dalam kondisi luka parah.