Berita

Polda NTT Periksa Pejabat KSOP Usut Karamnya Kapal Turis Spanyol

158
×

Polda NTT Periksa Pejabat KSOP Usut Karamnya Kapal Turis Spanyol

Sebarkan artikel ini
polda-ntt-periksa-pejabat-ksop-labuan-bajo-soal-kapal-pelatih-valencia
polda ntt periksa pejabat ksop labuan bajo soal kapal pelatih valencia

Manggarai Barat – Polda NTT memeriksa dua pejabat KSOP Kelas III Labuan Bajo terkait karamnya KM Putri Sakinah. Kapal wisata itu membawa keluarga turis asal Spanyol.

Pemeriksaan terkait tenggelamnya KM Putri Sakinah di Selat Padar pada 26 Desember 2025.

Dua pejabat KSOP yang diperiksa adalah Kepala KSOP Labuan Bajo Stefanus Risdiyanto dan Kasi Keselamatan Berlayar, Penjagaan dan Patroli Maxianus Mooy.

Keduanya diperiksa tim penyidik Polda NTT di Labuan Bajo, Senin (19/1).

“Iya berkaitan dengan KM Putri Sakinah, ini pemeriksaan kedua,” kata Maxianus usai diperiksa.

Kasat Reskrim Polres Manggarai Barat AKP Lufthi Darmawan membenarkan adanya pemeriksaan tersebut.

Kabid Humas Polda NTT Kombes Pol Henry Novika Candra meminta media menunggu hasil pemeriksaan.

Sementara itu, Kepala Sub Bagian Tata Usaha KSOP Kelas III Labuan Bajo Prastowo Sri Nugroho Jati menyatakan informasi terkait kecelakaan KM Putri Sakinah harus melalui Direktorat Jenderal Perhubungan Laut Kementerian Perhubungan.

Sebelumnya, Polda NTT telah menetapkan nahkoda (inisial L) dan seorang ABK (inisial M) sebagai tersangka.

Keduanya dijerat pasal KUHP terkait kelalaian yang mengakibatkan orang lain meninggal dunia.

KM Putri Sakinah mengangkut 11 orang.

Enam di antaranya adalah wisatawan asal Spanyol, keluarga pelatih sepak bola Valencia putri, Martin Carreras Fernando.

Martin Carreras Fernando dan tiga anaknya meninggal dunia dalam kejadian tersebut.

Tiga korban ditemukan meninggal, dan satu dinyatakan hilang saat operasi SAR berakhir 9 Januari lalu.