Berita

Pemkab Dharmasraya Percepat Penanganan Stunting lewat Bantuan Gizi Ibu Hamil

13
×

Pemkab Dharmasraya Percepat Penanganan Stunting lewat Bantuan Gizi Ibu Hamil

Sebarkan artikel ini
cegah-stunting-bagi-ibu-hamil,-pemkab-dharmasraya-salurkan-bantuan-gizi
cegah stunting bagi ibu hamil, pemkab dharmasraya salurkan bantuan gizi

Dharmasraya – Pemerintah Kabupaten Dharmasraya memperkuat langkah percepatan penanganan stunting melalui penyaluran paket permakanan bagi ibu hamil dan menyusui di Kecamatan Timpeh, Selasa (23/6/2026).

Program strategis ini diarahkan untuk memastikan pemenuhan gizi sejak masa kehamilan, sehingga tumbuh kembang anak dapat berjalan optimal.

Bupati Dharmasraya, Annisa Suci Ramadhani, menegaskan bahwa pencegahan stunting harus dilakukan sedini mungkin.

Ia menilai intervensi ketika anak sudah memasuki usia balita merupakan langkah yang terlambat.

“Penanganan stunting harus dimulai dari masa kehamilan. Perhatian terhadap kesehatan dan gizi ibu hamil menjadi sangat krusial untuk mencegah lahirnya anak berisiko stunting,” ujar Annisa.

Bantuan disalurkan secara bertahap sejak masa kehamilan hingga enam bulan pascamelahirkan. Setiap penerima manfaat memperoleh total bantuan senilai Rp3 juta yang diberikan setiap bulan pada minggu kedua.

Saat ini, program tersebut diprioritaskan bagi keluarga kategori desil 1 dan desil 2 berdasarkan data kesejahteraan masyarakat. Data penerima dihimpun melalui koordinasi intensif dengan puskesmas setempat.

“Target kami sebenarnya mencakup keluarga desil 1 hingga desil 5. Namun, karena keterbatasan anggaran, program ini kita mulai secara bertahap dan diharapkan bisa diperluas pada tahun depan,” tambah Bupati.

Untuk memastikan bantuan tepat sasaran, Annisa juga mengimbau warga segera melapor ke wali nagari, puskesmas, atau dinas sosial apabila ada ibu hamil dari keluarga desil 1 dan 2 yang belum terdata.

Verifikasi diperlukan agar bantuan dapat segera disalurkan kepada pihak yang membutuhkan.

Selain dukungan fisik, pemerintah daerah turut menekankan pentingnya edukasi bagi para ibu. Annisa menginstruksikan bidan desa dan kader Posyandu agar aktif memberikan pendampingan terkait pola asuh dan pemenuhan gizi, baik selama kehamilan maupun masa tumbuh kembang anak.

Kepala Dinas Sosial P3APPKB Dharmasraya, Martin Efendi, melaporkan penyerahan bantuan di Kecamatan Timpeh merupakan tahap kedua. Sebelumnya, program serupa telah menyasar Kecamatan Pulau Punjung dan Sitiung.

“Program bantuan permakanan bagi ibu hamil dan menyusui ini merupakan satu-satunya di Sumatera Barat yang didanai langsung oleh pemerintah daerah. Ini bukti keseriusan pemerintah dalam menekan angka stunting,” jelas Martin.

Salah satu penerima manfaat, Titin, menyampaikan apresiasi atas perhatian pemerintah daerah. Ia menilai bantuan tersebut sangat meringankan beban keluarga dalam memastikan kecukupan gizi selama masa kehamilan.