BeritaPemerintahan

Pemkab Dharmasraya Bergerak Cepat Tangani Jalan Amblas di Kurnia Selatan

11
×

Pemkab Dharmasraya Bergerak Cepat Tangani Jalan Amblas di Kurnia Selatan

Sebarkan artikel ini
pemkab-dharmasraya-bangun-jembatan-darurat-atasi-jalan-amblas
pemkab dharmasraya bangun jembatan darurat atasi jalan amblas

Dharmasraya – Pemerintah Kabupaten Dharmasraya melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) melakukan penanganan darurat terhadap jalan amblas di Nagari Kurnia Selatan, Kecamatan Sungai Rumbai. Langkah ini diambil untuk segera memulihkan akses transportasi warga yang sempat terputus.

Proses perbaikan telah dimulai sejak Minggu (31/05/2026) dengan menurunkan alat berat untuk pemasangan box culvert. Tindakan ini dilakukan mendahului ketersediaan anggaran Rehabilitasi dan Rekonstruksi (RR) dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) demi memastikan mobilitas masyarakat tidak terhambat dalam waktu lama.

Bupati Dharmasraya, Annisa Suci Ramadhani, menegaskan bahwa keselamatan dan kenyamanan warga merupakan prioritas utama pemerintah daerah. Ia memastikan pihaknya berkomitmen penuh memulihkan akses vital yang menunjang aktivitas ekonomi, pendidikan, hingga pelayanan sosial masyarakat.

“Kita tidak ingin masyarakat terlalu lama mengalami kesulitan akibat terputusnya akses jalan. Karena itu, sebelum anggaran RR BPBD keluar, kita ambil langkah cepat dengan memasang box culvert agar akses masyarakat kembali normal,” ujar Bupati perempuan pertama di Sumatera Barat tersebut.

Respon cepat ini pun menuai apresiasi dari Ketua Badan Musyawarah (Bamus) Nagari Kurnia Selatan, Tony Purjianto. Menurutnya, kesigapan pemkab membuktikan komitmen nyata pemerintah dalam merespons keluhan warga di lapangan.

“Kami mengucapkan terima kasih kepada Ibu Bupati Annisa Suci Ramadhani yang langsung mengambil tindakan begitu mengetahui kondisi jalan amblas ini. Masyarakat sangat terbantu karena akses yang sempat terganggu kini segera dapat digunakan kembali,” ungkap Tony.

Senada dengan hal tersebut, tokoh masyarakat setempat, Maryono, menilai penanganan darurat ini sebagai bukti nyata kehadiran pemerintah bagi warga. Pemasangan box culvert diproyeksikan sebagai solusi sementara yang efektif sebelum pemerintah daerah merealisasikan pembangunan permanen melalui program rehabilitasi dan rekonstruksi di masa mendatang.