Berita

Pemerintah Rampungkan 324 Hunian Layak bagi Warga Bantaran Rel Senen

16
×

Pemerintah Rampungkan 324 Hunian Layak bagi Warga Bantaran Rel Senen

Sebarkan artikel ini

Jakarta – Sebanyak 324 unit hunian bagi warga bantaran rel di kawasan Senen, Jakarta Pusat, kini telah rampung sepenuhnya. Pembangunan hunian ini merupakan tindak lanjut langsung dari arahan Presiden Prabowo Subianto dalam upaya menata kawasan permukiman padat yang selama ini rawan kecelakaan.

Untuk memastikan kesiapan hunian tersebut agar segera bisa ditempati, Kepala BP BUMN sekaligus COO Danantara Indonesia, Dony Oskaria, meninjau langsung lokasi proyek. Ia menggelar rapat koordinasi bersama Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) Maruarar Sirait serta Deputi Bidang Fasilitasi dan Sinergi Pembangunan BP BUMN, Hambra, untuk membahas kesiapan operasional dan pemanfaatan hunian.

“Progres fisik sudah 100 persen. Sekarang kita pastikan tahapan akhir pemanfaatan, kesiapan fasilitas pendukung, dan koordinasi lintas instansi,” ujar Dony Oskaria, Selasa (9/6/2026).

Dony menegaskan bahwa keberhasilan proyek ini sangat bergantung pada kolaborasi lintas sektor serta tanggung jawab sosial dari berbagai pihak yang terlibat. Ia ingin memastikan masyarakat segera mendapatkan tempat tinggal yang aman, nyaman, dan layak untuk dihuni.

“Ini bukan cuma soal rumah. Tapi tentang keselamatan warga dan peningkatan kualitas hidup. Arahan Pak Prabowo harus clear,” ujarnya menambahkan.

Selain unit tempat tinggal, kawasan hunian baru tersebut juga telah dilengkapi dengan berbagai fasilitas pendukung untuk kenyamanan warga. Fasilitas yang tersedia antara lain masjid, taman bermain anak, toilet, dapur komunal, fasilitas umum, hingga tandon air.

Pembangunan hunian ini diharapkan menjadi solusi efektif untuk menekan risiko kecelakaan di sepanjang jalur kereta api. Selain itu, proyek ini bertujuan mengubah wajah kawasan bantaran rel yang sebelumnya terkesan kumuh menjadi lingkungan yang lebih tertata.

“Kami ingin warga senang dan aman. Ini prioritas kami,” pungkas Dony Oskaria.