Jakarta – Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) mengirimkan 90 tenaga kesehatan untuk membantu pemulihan pascabencana di Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat. Tim medis ini terdiri dari 30 dokter dan 60 paramedis, termasuk perawat dan relawan kesehatan.
Sekretaris Jenderal PDIP, Hasto Kristiyanto, melepas langsung para relawan di Sekolah Partai DPP PDIP, Lenteng Agung, Jakarta, Senin (29/12/2025). Bantuan yang diserahkan bernilai Rp 27 juta, termasuk obat-obatan dan logistik untuk perempuan dan anak-anak.
Selain tenaga kesehatan, PDIP juga mengirimkan 30 ambulans. Menurut Hasto, Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri secara pribadi memberikan arahan terkait jenis bantuan yang dibutuhkan, termasuk perlengkapan bayi, pembalut, dan sarung.
Hasto menambahkan, bantuan akan didistribusikan tanpa memandang latar belakang sosial, budaya, atau politik, melainkan berlandaskan misi kemanusiaan. Dana untuk aksi ini berasal dari Yayasan Mega Gotong Royong, termasuk sumbangan pribadi Megawati sebesar Rp 3,2 miliar.
Banjir bandang dan tanah longsor yang melanda Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat sejak akhir November lalu telah menyebabkan 1.140 korban jiwa hingga Senin (29/12/2025). BNPB mencatat, korban jiwa terbanyak berada di Aceh (513 orang), diikuti Sumatera Utara (365 orang), dan Sumatera Barat (262 orang).
Sebanyak 163 orang masih dinyatakan hilang, dan 399,2 ribu orang masih mengungsi. Bencana ini juga menyebabkan kerusakan masif pada 166.743 rumah, dengan rincian 53.514 rusak berat, 41.899 rusak sedang, dan 71.330 rusak ringan.







