Berita

Operasi Ketupat 2026, Korlantas Tindak Tegas Truk Overdimensi!

133
×

Operasi Ketupat 2026, Korlantas Tindak Tegas Truk Overdimensi!

Sebarkan artikel ini
operasi-ketupat-2026,-korlantas-siap-tindak-truk-over-dimensi-di-jalur-mudik
operasi ketupat 2026, korlantas siap tindak truk over dimensi di jalur mudik

Bekasi – Kakorlantas Polri Irjen Pol Agus Suryonugroho menegaskan penindakan terhadap kendaraan logistik over dimensi selama Operasi Ketupat 2026. Penindakan ini bertujuan menjaga keselamatan dan kelancaran arus mudik Lebaran.

Agus bersama Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi dan Dirut PT Jasa Marga Rivan Purwantono melakukan pemantauan di JMTC Jatiasih, Bekasi, Sabtu (14/3/2026).

Dalam pemantauan tersebut, mereka masih menemukan kendaraan over dimensi di jalur mudik.

“Hasil monitoring Pak Menteri, Pak Dirut Jasa Marga, termasuk kami dari CCTV dengan teknologi, masih ada satu dua kendaraan yang over dimensi melintas,” kata Kakorlantas.

Polri akan melakukan sosialisasi dan menindak kendaraan logistik yang melanggar aturan.

Agus mengingatkan pelaku usaha angkutan logistik agar tidak mengoperasikan kendaraan over dimensi atau tiga sumbu selama pengamanan mudik.

“Jadi kami imbau kepada pelaku usaha angkutan logistik agar kendaraan yang over dimensi atau sumbu tiga tidak beroperasi,” ujarnya.

Polri menyiapkan langkah penegakan hukum sesuai SKB pengaturan lalu lintas selama mudik.

“Perintah Pak Menteri tindak tegas. Kemungkinan bisa kami tilang, kemungkinan bisa kami keluarkan dari jalur, kemungkinan juga kami kandangkan. Alternatif-alternatif itu sudah kami siapkan,” kata Agus.

Pengawasan dilakukan di seluruh jalur utama mudik, termasuk jalan tol dan arteri.

Agus menambahkan Operasi Ketupat tidak hanya fokus pada lalu lintas, tetapi juga pengamanan aktivitas masyarakat selama Ramadhan hingga Idul Fitri.

“Operasi Ketupat bukan hanya di bidang lalu lintas. Kami hadir untuk memastikan rangkaian kegiatan bulan suci Ramadhan hingga Idul Fitri, termasuk Hari Raya Nyepi, berlangsung aman dan kondusif,” ujarnya.

Polri menyiapkan pengamanan di tempat ibadah, wisata, pelabuhan, dan bandara.

“Rapat-rapat koordinasi sudah menskenariokan pengamanan itu, baik di jalan tol, jalan arteri, tempat ibadah, kawasan wisata, tempat penyeberangan, termasuk bandara dan pelabuhan,” kata Agus.

Operasi Ketupat melibatkan ratusan ribu personel Polri dan stakeholder di seluruh Indonesia.

“Polri dan stakeholder hampir sekitar 180 ribu personel. Belum termasuk unsur stakeholder lainnya. Jadi cukup banyak karena ini operasi berskala nasional,” ujar Agus.

Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi menyampaikan kondisi arus kendaraan pada hari pertama Operasi Ketupat masih kondusif meski ada peningkatan.

“Malam ini saya bersama Kakorlantas dan Dirut PT Jasa Marga melihat situasi pada hari pertama sejak diberlakukannya Operasi Ketupat dan juga Posko Angkutan Lebaran. Sejauh ini masih sedikit di atas normal, tetapi relatif berjalan kondusif,” kata Dudy.

Dirut PT Jasa Marga Rivan Purwantono melaporkan peningkatan pergerakan kendaraan keluar Jakarta.

Arus kendaraan masih dapat dikendalikan tanpa rekayasa lalu lintas.

“Dalam satu hari ini, seperti yang disampaikan Pak Menhub, memang ada pertumbuhan sekitar 3,5 persen. Dari proyeksi Jasa Marga, jumlah kendaraan yang sudah keluar dari Jakarta mencapai sekitar 14 persen,” ujar Rivan.

Jasa Marga mencatat sekitar 285 ribu kendaraan telah meninggalkan Jakarta dari total proyeksi 3,5 juta kendaraan selama periode mudik.

Pergerakan pemudik masih didominasi menuju jalur Tol Trans Jawa.