Ecozone

OJK Ungkap Faktor Utama yang Tekan Pergerakan IHSG Saat Ini

25
×

OJK Ungkap Faktor Utama yang Tekan Pergerakan IHSG Saat Ini

Sebarkan artikel ini
e0ab1f458a3aa3866b919c505b0bc22d.jpg
e0ab1f458a3aa3866b919c505b0bc22d.jpg

Jakarta – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) mengalami tekanan berat pada Mei 2026 dengan mencatatkan koreksi sebesar 11,92 persen secara bulanan dan 29,14 persen secara tahunan.

Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menilai kondisi ini merupakan respons pasar terhadap kombinasi sentimen global dan domestik.

Kepala Eksekutif Pengawas Pasar Modal, Keuangan Derivatif, dan Bursa Karbon OJK, Hasan Fawzi, menjelaskan bahwa salah satu pemicu utama koreksi tersebut adalah penyesuaian portofolio oleh investor setelah adanya pengumuman rebalancing dari penyedia indeks global.

Meski demikian, ia menegaskan bahwa investor perlu menyikapi dinamika pasar secara objektif dan tetap rasional.

Hasan menekankan bahwa fundamental pasar modal Indonesia sebenarnya masih berada dalam kondisi yang baik. Hal tersebut terlihat dari nilai transaksi dan likuiditas pasar saham domestik yang tetap terjaga tinggi.

Selain itu, laporan keuangan emiten periode triwulan I 2026 secara umum masih menunjukkan pertumbuhan yang positif.

Dalam upaya menjaga stabilitas pasar ke depan, OJK akan terus memantau dinamika pasca-rebalancing yang dilakukan oleh Morgan Stanley Capital International (MSCI) dan FTSE Russell.

OJK bersama Self Regulatory Organization (SRO) juga berkomitmen untuk terus mengawal agenda penyedia indeks global lainnya.

Langkah pengawasan ini dibarengi dengan komitmen OJK untuk tetap menjalankan reformasi pasar modal secara konsisten.

Langkah tersebut diharapkan mampu memperkuat kredibilitas serta daya tarik investasi di pasar modal Indonesia di tengah gejolak ekonomi global.

2591133c2b7ba29c1470d11556a921b5.jpg
Ecozone

Jakarta, IDN Times – PT Unilever Indonesia Tbk (UNVR) menyepakati pembagian dividen senilai Rp7.634.227.893.300. Pemegang saham akan mendapatkan total dividen Rp201 per lembar saham seperti yang disetujui dalam Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) tahun buku 2025. 1. Sudah bagikan dividen interim Sebelumnya, Unilever Indonesia sudah membagikan…

f24e5bddb18bf018dd57d6cf0753bdba.jpg
Ecozone

Fenesia – JAKARTA. Tekanan di pasar keuangan domestik masih berlanjut. Nilai tukar rupiah dan pasar saham kompak melemah sepanjang pekan terakhir di tengah meningkatnya ketidakpastian dan sentimen negatif investor terhadap aset Indonesia. Mengutip Bloomberg, nilai tukar rupiah di pasar spot melemah 0,86% dalam sepekan hingga menyentuh level Rp 18.036 per dolar Amerika Serikat (AS). Pada saat yang sama, tekanan juga terjadi di pasar saham….

6a8f11fa9e64785117d8ee406cdd2d38.jpg
Ecozone

Fenesia – JAKARTA. Kondisi pasar keuangan domestik saat ini masih menghadapi tekanan yang cukup besar. Di pasar saham, misalnya, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) telah merosot sekitar 35,3% sejak awal tahun 2026 ke level 5.594,76. Tekanan juga terjadi di pasar keuangan secara lebih luas seiring pelemahan nilai tukar rupiah yang kini berada di kisaran Rp 18.000 per dolar AS. Dalam situasi yang penuh tantangan seperti saat ini, investor…

25e9f746f9e1101d45f494af0ae2853f.jpg
Ecozone

Fenesia – Jakarta. Harga saham PT Mayora Indah Tbk (MYOR) hingga Juni ini melemah sekitar 19% sejak awal tahun 2026. Namun investor saham MYOR bisa bergembira karena ada dividen dengan yield hingga dua kali lipat bunga deposito perbankan. Harga saham MYOR pada akhir perdagangan Kamis 5 Juni 2026 parkir di Rp 1.760, naik 10 poin secara harian. Namun harga saham perusahaan penghasil makanan ringan dan minuman ini tercatat masih melemah 420…